Suara.com - Google Maps saat ini bukan hanya berperan penting bagi para turis yang sering dipakai untuk mendapatkan petunjuk arah agar tak tersesat di kota asing.
Kini, Google Maps juga menjadi sarana para pelaku bisnis agar produk atau tokonya dilirik oleh konsumen. Salah satunya dengan cara memberikan tanda Pin lokasi yang akan menampilkan logo dan nama toko tersebut pada tampilan utama di rute Maps.
Sebagaimana dilansir laman 9to5google, Kamis (16/11/2019), Pin ini sebenarnya sudah diperkenalkan pada 2016 bagi mereka pemilik toko untuk mempromosikan produknya di Google Maps, namun tidak permanen.
Pasalnya, tanda Pin promosi ini akan menghilang ketika pengguna mulai masuk ke tampilan antarmuka navigasi saat mau memasukkan tujuan, memilih model perjalanan, atau menelusuri rute jalan.
Tapi sekarang, Pin tersebut akan tetap ada sehingga ketika pengguna sedang melakukan navigasi penunjuk arah di Maps, mereka akan tetap melihat Pin logo toko tersebut.
Rencananya, fitur ini akan meluncur secara resmi dalam beberapa pekan ke depan. Bagi pengguna yang menekan tanda pin tersebut, maka akan muncul tombol untuk 'Add Stop' tepat di bawah teks dan iklan gambar yang akan menanyakan untuk 'Visit Today'.
"Hanya dengan beberapa ketukan, Maps dapat menambahkan pengguna sebagai tempat pemberhentian yang nyaman di sepanjang rute mereka untuk sekedar makan siang, berhenti untuk berbelanja, dan banyak lagi," tutup juru bicara Google Maps.
Tag
Berita Terkait
-
Foto Telanjang saat Cari Aceh di Google Maps, DPR: UU ITE Penting
-
Google Maps Tayangkan Foto Telanjang, Pemkot Aceh Pertimbangkan Jalur Hukum
-
Sopir Ikuti Google Maps, Truk Semen Terguling di Sukabumi
-
Duh! Andalkan Google Maps, Truk Bermuatan Semen Terguling
-
Google Maps Sediakan Fitur Baru untuk Hindari Macet
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah