Suara.com - Kelakuan anak-anak SMA memang beragam, terlebih ketika sedang jam istirahat, tidak ada guru yang mengajar, atau bahkan saat kelas berakhir. Salah satunya seperti aksi iseng yang dilakukan seorang siswa SMA kepada temannya dan berakhir seperti adegan di dalam drama Korea.
Dibagikan oleh akun Twitter @indomieayamsedap pada 14 November, video berdurasi 21 detik itu awalnya memperlihatkan seorang siswa lelaki yang mengenakan seragam putih abu-abu tengah berjalan menuju depan kelas.
Ia berniat mengisengi teman perempuannya yang terlihat sedang naik ke atas kursi dengan menendang kursi tersebut.
Temannya itu diketahui ingin mematikan TV kelas, tapi karena terlalu tinggi ia membutuhkan kursi untuk menjangkaunya. Saat melihat siswa tersebut ingin menendang kursi yang dinaikinya, ia sempat memarahinya dan melarangnya melakukan hal tersebut.
Tapi ketika ia sudah naik untuk mematikan TV, siswa lelaki itu menjalankan aksi isengnya dengan menendang kursi tersebut. Alhasil, temannya yang berdiri di atas kursi pun jatuh ke depan dan dengan sigap ia menangkapnya. Adegan itu sendiri umumnya sering terlihat di dalam drama-drama Korea atau pun film bergenre romantis lainnya.
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 690 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 9 ribu kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang dibuat senyum-senyum sendiri melihat video itu, tapi beberapa menilai tindakan tersebut berbahaya dan tidak pantas ditiru.
"S3 Modusology," tulis akun @nijammajin.
"Sengaja banget mau modus," komentar @hurtfulsummer.
"I know ini bercanda, tapi untung kamu jatohnya ke depan dek. Amit-amit kalau kamu jatohnya nyusruk ke belakang, apa kabar tulang belakang? Bisa-bisa lumpuh permanen. Dibilangin temennya, lain kali kalau mau bercanda jangan yang ngebahayain ya. Btw jadi kangen sekolah wkwk," ungkap @sedvctip.
Baca Juga: Ilmuwan Merekonstruksi Wajah Prajurit Viking Perempuan Berusia 1.000 Tahun
"Yang liat sambil senyum-senyum mana," cuit @aryehanggara.
"Malah keingetan dulu pas SMA, meluk kayak gitu malah aku yang digaplok," tambah @rehanlece.
Tag
Berita Terkait
-
Potret Anak SMA Bawa Moge, Warganet: Buset, Gue Aja Naik Angkot!
-
Kecebur Kolam, Kelakuan Anak IPS Ini Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Berasa Naik Odong-odong, Aksi Murid Ini Bikin Tepok Jidat
-
Lihat Muridnya Mengantuk, Guru Ini Lakukan Hal Tak Terduga
-
Tiru Suara dan Gaya Bicara Jokowi, Siswa SMA Ini Viral
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
69 Kode Redeem FF Aktif 24 Februari 2026: Klaim Crimson dan Gloo Wall Ramadhan Gratis
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru
-
MPL ID Season 17 Kapan Dimulai? Ini Bocoran Jadwal dan Roster Tim Mobile Legends
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan