Suara.com - Belakangan ini, pamor Near Field Communication (NFC) kembali meroket setelah vendor-vendor teknologi menyematkan fitur ini ke dalam ponsel terbaru mereka.
Namun, peneliti keamanan ponsel justru menemukan sebuah bug di Android yang memungkinkan peretas menyebarkan malware ke ponsel lain menggunakan fitur Android bernama NFC Beaming.
NFC Beaming bekerja lewat layanan Android bernama Android Beam. Layanan ini sendiri mengizinkan perangkat untuk mengirim foto, file, video, bahkan aplikasi menggunakan gelombang radio NFC, yang merupakan alternatif dari WiFi dan Bluetooth.
Biasanya, aplikasi file APK yang dikirim lewat NFC Beaming tersimpan dalam memori internal dan pengguna pun diberi tahu lewat notifikasi yang tampak pada layar.
Notifikasi ini meminta pemilik perangkat untuk mengizinkan (atau tidak) layanan NFC untuk memasang aplikasi dari sumber tak dikenal.
Namun pada Januari lalu, peneliti keamanan Y. Shafranovic menemukan bahwa aplikasi yang dikirim via NFC Beaming pada perangkat berbasis Android 8 (Oreo) ke atas tidak menampilkan dialog notifikasi ini.
Sialnya, notifikasi tersebut tidak memberikan opsi "tidak mengizinkan" karena aplikasi tak dikenal tersebut langsung terpasang secara otomatis dan tanpa peringatan.
Ketiadaan dialog peringatan inilah yang sebenarnya menjadi masalah keamanan penting bagi Android. Pasalnya, Android selama ini tidak mengizinkan pemasangan aplikasi dari sumber tak dikenal, selain dari toko resmi mereka di Google Play Store.
Oleh karena itu, jika pengguna ingin memasang aplikasi dari luar Play Store, mereka harus masuk ke menu "pasang aplikasi dari sumber tak dikenal" dan mengaktifkannya.
Baca Juga: Huawei Siapkan Pesaing Motorola Razr
Hingga Android 8, menu "pasang aplikasi dari sumber tak dikenal" merupakan pengaturan standar sistem yang berlaku untuk semua aplikasi. Namun dari Android 8 ke atas, Google merancang ulang mekanisme ini menjadi perizinan per aplikasi.
Terkait celah keamanan yang ada pada NFC Beaming, bug bernama CVE-2019-2114 bersarang di aplikasi Android Beaming yang tentunya secara otomatis akan mendapatkan izin untuk memasang aplikasi.
Sementara itu, sebagaimana lansiran laman ZDNet, Senin (18/11/2019), Google menyebut hal ini tidak seharusnya terjadi.
Pasalnya, Android Beam tidak diizinkan untuk memasang aplikasi lainnya. Mereka mengklaim, fungsi Android Beam seharushnya hanya mampu mengirim data dari satu ke perangkat lain.
Namun karena terus mendapatkan keluhan, Google pada Oktober lalu akhirnya menambal kebocoran celah keamanan ini dengan menghapus layanan Android Beaming dari daftar aplikasi yang bisa memasang aplikasi lainnya.
Meski begitu, jutaan pengguna masih terancam malware ini, terutama pada ponsel yang memiliki NFC dan mengaktifkan Android Beaming.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Berapa Harga Smart TV Xiaomi? Berikut 5 Pilihan Termurah Mulai Rp1 Jutaan
-
Siapa 'Indonesian CIA' dan Konglomerat di Epstein Files? Dibahas Bersama Mata-Mata Israel
-
Mantan Istri Bill Gates Tanggapi Epstein Files, Singgung 'Masa Menyakitkan Pernikahan'
-
5 Rekomendasi TWS dengan Active Noise Cancellation (ANC) Termurah 2026, Anti Bising
-
Siapa Roster ONIC di MPL ID Season 17? Ada Pemain Filipina dan Pelatih Anyar
-
54 Kode Redeem FF Terbaru 8 Februari 2026, Ada Skin Parasut dan Monster Truck
-
Bocoran Harga Honor X80 Beredar, HP Murah 10.000 mAh dengan Snapdragon Anyar
-
4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
-
32 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 8 Februari 2026, Klaim 10.000 Gems dan Icon Ginga
-
5 Rekomendasi Smartwatch Mirip Apple Watch: Desain Premium, Harga Merakyat