Suara.com - Sejak 2010, Google rutin memberi hadiah bagi mereka yang berhasil menemukan bug atau celah keamanan pada browser mereka, Chrome.
Namun karena meningkatnya frekuensi serangan malware yang diterima Chrome, Google memutuskan untuk menaikkan imbalan mereka.
Mengutip dari CNET pada Senin (22/7/2019), Google sebelumnya memberikan hadiah senilai 15 ribu dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 200 jutaan. Namun kini, imbalannya bertambah menjadi 30 ribu Amerika Serikat atau sekitar Rp 400 jutaan.
Meski begitu, ada aturan yang ditetapkan Google bagi para pemburu celah keamanan sebelum mendapatkan hadiah ini, yakni jika bug yang mereka temukan masuk dalam kategori "high-quality reports".
Sebagai informasi, kategori bug ini hanya disandang oleh malware yang memiliki akibat fatal bagi pengoperasian browser Google Chrome.
Perlu dicatat juga, jumlah hadiah ini merupakan batas paling tinggi yang bisa didapatkan oleh penemu bug.
Jadi ketika penemu bug menemukan masalah standar atau biasa saja, mereka hanya akan menerima hadiah 15 ribu dolar Amerika Serikat. Angka "standar" ini terbilang cukup besar karena sudah naik dari sebelumnya, yang hanya 5 ribu dolar Amerika Serikat.
Sejak Google mengumumkan program pada 2010, Google tercatat sudah mengeluarkan uang imbalan lebih dari 5 juta dolar Amerika Serikat kepada para penemu celah keamanan.
Nilai ini dinilai tidak seberapa jika dibandingkan dengan jumlah celah yang dilaporkan para penemu bug Chrome yang mencapai 8.500 bug.
Baca Juga: Mobil Listrik di GIIAS 2019, Ini Kategori yang Tepat Bagi Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Smart Band untuk Apa? Kenali Fungsi dan Perbedaannya dengan Smartwatch
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai