Suara.com - Google Chrome memiliki dark mode untuk versi dekstop dan smartphone. Tetapi mode gelap ini diaktifkan dengan cara yang berbeda untuk setiap sistem operasi sehingga tidak semua orang bisa menggunakannya.
Dilansir dari Tech Radar, berikut cara mengaktifkan dark mode untuk Google Chrome di Windows, macOS, iOS, dan Android:
1. Aktifkan dark mode Google Chrome di Windows 10
Pertama, masuk ke menu Settings > Personalization > klik Colors > gulir ke bawah pada sakelar bertanda "Choose your default app mode". Ubah menjadi Dark dan semua aplikasi yang memiliki bawaan dark mode, termasuk Google Chrome, akan berubah warna.
2. Aktifkan dark mode Google Chrome di macOS
Buka System Preferences > klik General > pilih Appearance. Pilih opsi Dark. Sama seperti pada Windows, semua aplikasi yang memiliki fitur dark mode bawaan akan berubah secara otomatis, termasuk Google Chrome.
3. Aktifkan dark mode Google Chrome di Android
Masukkan alamat chrome://flags di bilah alamat browser. Ketuk kotak Search Flags dan masukkan kata Dark. Pengguna akan menemukan dua opsi, yaitu Android web contents dark mode dan Android Chrome UI dark mode.
Jika pengguna mengaktifkan opsi pertama, Chrome akan mendeteksi apakah pengembang situs telah membuat versi gelap dan memilihnya secara otomatis. Jika tidak ada versi gelap yang tersedia, browser akan membalikkan warna situs kembali normal. Sementara opsi kedua akan membuat antarmuka browser menjadi gelap.
Selanjutnya, ketuk menu drop-down di bawah masing-masing opsi dan pilih Activated. Buka menu Pengaturan > Tema > pilih Dark. Jika pengguna tidak dapat menemukan opsi Tema, mulai ulang Chrome.
4. Aktifkan dark mode Google Chrome di iOS
Buka Settings > General > Accessibility > Display accomodations. Ketuk toggle Classic Invert untuk mengubah warna situs menjadi gelap.
Baca Juga: Ini Cara Mudah Ganti Dark Mode di Instagram Buat Android dan iOS
Tag
Berita Terkait
-
Vonis Chromebook: Titik Balik Penegakan Hukum atau Sekadar Kasus Besar?
-
Google Klaim Android Lebih Cepat dari iPhone untuk Browsing, Ini Bukti Benchmark Terbarunya
-
7 Cara Melihat Riwayat Penelusuran di Berbagai Browser dengan Mudah
-
Google Menyiapkan Disco, Peramban Eksperimental Berbasis AI untuk Ciptakan Aplikasi Web Instan
-
5 Fakta Google Aluminium OS: Akankah Jadi Lawan Setara Microsoft Windows?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim