Suara.com - Google kembali menggemparkan dunia teknologi dengan gebrakan baru yang disebut sebagai Aluminium OS. Sistem operasi ini digadang-gadang akan menjadi babak baru dalam perjalanan ChromeOS dan Android di ranah PC.
Jika selama ini Android mendominasi perangkat mobile dan ChromeOS menjadi andalan laptop berbasis cloud, kini Google tengah mempersiapkan platform tunggal yang memadukan kemampuan keduanya.
Proyek Google Aluminium OS ini menandai ambisi besar Google untuk bersaing lebih agresif dengan Windows dan macOS.
Aluminium OS menjadi langkah besar Google untuk memasuki dunia PC dengan strategi yang lebih agresif dan modern. Dengan fondasi Android, integrasi AI mendalam, dukungan berbagai bentuk perangkat, dan rencana migrasi jangka panjang dari ChromeOS, Google tampaknya tengah menyiapkan masa depan baru bagi ekosistem komputasi mereka.
Jika berhasil, Aluminium OS bisa menjadi kompetitor kuat di pasar desktop dan laptop, sekaligus menjembatani kesenjangan antara mobile dan PC yang selama ini sulit diraih.
Berikut lima fakta penting mengenai sistem operasi baru ini dikutip dari androidauthority.com.
1. Aluminium OS adalah Upaya Google Menyatukan Android dan ChromeOS di PC
Selama bertahun-tahun, Android berkembang pesat di perangkat mobile, mulai dari ponsel, tablet, jam tangan, hingga perangkat pintar lain.
Namun, kehadirannya di PC masih sangat minim. Di sisi lain, Google mengandalkan ChromeOS untuk Chromebook, tetapi pangsa pasarnya masih jauh tertinggal dari Windows dan macOS.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Tablet Android Setara iPad untuk Kerja, Desain dan Hiburan
Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Google mulai membangun proyek Aluminium OS, sebuah sistem operasi baru berbasis Android yang dirancang khusus untuk perangkat PC.
Informasi ini awalnya bocor melalui laporan internal dan kemudian semakin diperkuat ketika Google mengkonfirmasi rencana untuk menggabungkan ChromeOS dan Android menjadi satu platform.
Tujuan besar dari penyatuan ini adalah menciptakan pengalaman PC yang lebih fleksibel, kuat, dan terintegrasi, sesuatu yang hingga kini belum dihasilkan oleh ChromeOS sepenuhnya.
2. Dibangun dengan AI sebagai Pondasi Utama
Seperti banyak produk Google terbaru, Aluminium OS juga akan memiliki integrasi kecerdasan buatan (AI) secara mendalam. Google secara eksplisit menyatakan bahwa sistem operasi ini dibangun dengan AI sebagai inti, yang mengarah pada pemanfaatan penuh Gemini, model AI besar milik Google.
Dalam presentasi di ajang Snapdragon Summit, Google menegaskan visi mereka yang ingin menghadirkan Gemini, asisten AI terbaru, serta ekosistem aplikasi Android ke ranah PC.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
Terkini
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026
-
5 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Terbaik 2026, Fleksibel untuk Pelajar dan Pekerja
-
5 HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Terbaik 2026, Memori Lega untuk Multitasking