Suara.com - PUBG Corp akhirnya menggulirkan pembaruan atau update 5.2 untuk game andalannya, Player Unknown's Battle Ground (PUBG) Mobile.
Dalam pembaruan ini, PUBG Corp menghadirkan item baru bernama Spike Traps yang berfungsi membantu pemain untuk menjebak target yang menggunakan kendaraan.
Jadi, bagi Anda yang gemar menggunakan kendaraan dalam PUBG Mobile, harus lebih berhati-hati, karena jebakan ini tak akan menghentikan laju kendaraan yang tengah dikemudikan.
Selain menambah item Spike Traps, Bgr melaporkan pada Jumat (22/11/2019), bahwa PUBG Corp juga melakukan perubahan pada map Vikendi.
Kini, peta pertempuran yang diselimuti salju itu divermak sedemikian rupa sehingga menjadi medan tempur yang cocok bagi para pengguna senapan jarak jauh alias sniper.
"Vikendi telah mendapatkan sejumlah perbaikan dan perubahan untuk lebih mengembangkan pulau bersalju sebagai 'taman bermain' para penembak jitu," kata PUBG Corp saat mendeskripsikan map Vikendi yang baru.
Dalam peta baru Vikendi itu, PUBG Corp telah melakukan beberapa penyesuaian. Puing-puing yang tadinya banyak ditemukan dan menghalangi bidikan para sniper, kini dihilangkan agar para penembak jitu bisa lebih leluasa menembakkan peluru kepada target mereka.
Selain itu, beberapa pohon juga telah dihapus untuk meningkatkan kemampuan bermanuver ketika pemain tengah mengemudikan kendaraan.
Tambahan terakhir pada update PUBG Mobile 5.2 adalah keberadaan fitur yang disebut PUBG Labs, yaitu mode yang bisa digunakan untuk melatih karakter yang akan mereka mainkan.
Baca Juga: 5 Best Otomotif Pagi: Bugatti Termahal, Ban Terkoneksi Jaringan 5G
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar