Suara.com - Pengguna Google Android didesak untuk memeriksa aplikasi yang telah mereka instal di ponsel mereka. Peringatan telah datang melalui tim di Twitter yang baru-baru ini menerima laporan tentang perangkat lunak ponsel jahat, yang dapat memungkinkan peretas mengakses data pribadi.
Ancaman itu bukan karena masalah dalam perangkat lunaknya sendiri, beberapa aplikasi palsu berpotensi membuat pengguna terbuka untuk mendapat serangan siber.
"Tim keamanan kami telah menentukan bahwa SDK berbahaya, yang dapat disematkan dalam aplikasi seluler, berpotensi mengeksploitasi kerentanan dalam ekosistem seluler untuk memungkinkan informasi pribadi (email, nama pengguna, Tweet terakhir) untuk diakses dan diambil menggunakan SDK berbahaya. Meskipun kami tidak memiliki bukti yang menunjukkan bahwa ini digunakan untuk mengendalikan akun Twitter, ada kemungkinan seseorang dapat melakukannya," tulisnya dalam Twitter sebagaimana dilansir laman Express.uk.
Meskipun tidak ada akun yang ditempatkan di tangan penjahat siber, Twitter telah mengonfirmasi bahwa bukti telah ditemukan yang menunjukkan bahwa serangan ini telah digunakan untuk mengakses beberapa akun Android.
Oleh karena itu, pengguna Google diberi saran untuk memeriksa aplikasi di ponsel mereka.
"Jika dipikir Anda telah mengunduh aplikasi jahat dari toko aplikasi pihak ketiga, kami sarankan Anda segera menghapusnya," kata Twitter dalam sebuah blog yang diposting secara online.
Mereka yang menjadi sasaran serangan ini akan dihubungi langsung oleh Twitter dan jejaring sosial itu juga mengatakan bahwa mereka telah memberi tahu Google dan Apple tentang SDK berbahaya, sehingga mereka dapat mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.
Twitter mengatakan bahwa jika Anda tidak mengenali salah satu dari mereka atau jika Anda tidak lagi menggunakannya, disarankan agar pengguna mencabut akses untuk menjaga keamanan akun Anda.
"Kami pikir penting bagi orang untuk menyadari bahwa ini ada di luar sana dan bahwa mereka meninjau aplikasi yang mereka gunakan untuk terhubung ke akun mereka," kata Lindsay McCallum, seorang juru bicara Twitter mengatakan kepada CNBC.
Baca Juga: Capcom Garap Resident Evil 3: Nemesis Remake, Meluncur 2020?
Seiring dengan Twitter, juga dilaporkan bahwa beberapa pengguna Facebook mungkin menjadi sasaran serangan yang sama.
"Para peneliti keamanan baru-baru ini memberi tahu kami tentang dua aktor jahat, One Audience dan Mobiburn, yang membayar pengembang untuk menggunakan perangkat lunak pengembang perangkat lunak berbahaya (SDK) di sejumlah aplikasi yang tersedia di toko aplikasi populer," tulis Twitter.
"Setelah menyelidiki, kami menghapus aplikasi dari platform kami karena melanggar kebijakan platform kami dan mengeluarkan surat penghentian dan penghentian terhadap One Audience dan Mobiburn. Kami berencana memberi tahu orang-orang yang informasinya kami percaya kemungkinan dibagikan setelah mereka memberikan izin aplikasi ini untuk mengakses informasi profil mereka seperti nama, email, dan gender. Kami mendorong orang untuk berhati-hati ketika memilih aplikasi pihak ketiga mana yang diberikan akses ke aplikasi mereka. akun media sosial," peringatan Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
50 Kode Redeem FF Terbaru 30 April 2026: Klaim Bundle Gintoki, Magic Cube Hingga Motor Gintama
-
26 Kode Redeem FC Mobile 30 April 2026: Sikat Ronaldo TOTS dan Olise Tanpa Top Up Dijamin Gacor
-
Gaming Maraton Lebih Nyaman, Infinix GT 50 Pro Jaga Suhu Tetap Aman
-
ZTE dan XLSMART Resmikan Innovation Center di Jakarta, Percepat Adopsi 5G-A dan AI di Indonesia
-
5 HP Xiaomi Kamera Leica Termurah, Hasil Jepretan Mewah ala Fotografer Pro
-
Garmin Instinct 3 Rilis Warna Baru: Smartwatch Tangguh Kini Jadi Tren Fashion Urban 2026
-
5 Rekomendasi Mic Clip On Wireless Murah tapi Bagus, Cocok buat Konten Kreator Pemula
-
Siapa Pendiri Friendster? Media Sosial yang Pernah Berjaya, Mati, Kini Bangkit Lagi di 2026
-
5 Rekomendasi HP OPPO dengan Fitur Kamera 0.5 Keluaran Baru: Fitur Flagship, Harga Irit
-
Cara Hapus Cache di HP Samsung, Cukup 3 Langkah Mudah Ini