Suara.com - Keren, Aplikasi Tokosmart Dongkrak Orderan UMKM Lebih Dari 20 Persen
Digitalisasi UMKM kini menjadi hal penting di Era Revolusi 4.0 agar mampu terus survive, tumbuh, dan memiliki daya saing tinggi. Tepat di bulan Mei 2019, Bizzy Group meluncurkan aplikasi Tokosmart dan telah beroperasi secara penuh untuk mendukung digitalisasi UMKM.
Belum sampai setahun, tercatat lebih dari 48.000 toko maupun UMKM telah menggunakan Tokosmart untuk mengisi stok produk di toko mereka setiap hari.
Tokosmart merupakan aplikasi yang diciptakan untuk memudahkan dan meningkatkan efisiensi secara digital bagi toko maupun UMKM dalam proses pemesanan, penerimaan inventori, dan pembayaran.
Saat ini, Tokosmart telah berhasil memproses lebih dari 164.000 pesanan dan telah mengirimkan lebih dari 392.000 karton kepada pelanggan di seluruh Indonesia. Tokosmart memiliki kurang lebih 3.100 produk dan akan terus bertambah di tahun 2020.
"Kami telah memproses lebih dari 164.000 pesanan dan telah mengirimkan lebih dari 392.000 karton kepada pelanggan kami. Tokosmart memiliki kurang lebih 3.100 produk dan akan terus bertambah di tahun 2020." kata Andrew Mawikere selaku Chief Executive Officer Bizzy Group, Minggu (22/12/2019).
Kehadiran Tokosmart rupanya membawa keuntungan berlipat bagi para pengguna. Setelah aplikasi ini diluncurkan, toko maupun UMKM yang bergabung telah berhasil meningkatkan pesanan mereka lebih dari 20%.
"Kami terkejut dengan pencapaian dari aplikasi ini. Setelah diluncurkan, jumlah pesanan di toko para pengguna Tokosmart meningkat lebih dari 20%. Namun yang lebih pentingnya lagi, Tokosmart memungkinkan para pengguna membeli produk yang berbeda dan tentunya akan membantu meningkatkan pendapatan mereka, seiring bertambahnya produk yang tersedia di toko," imbuh Andrew.
Tak hanya menghadirkan Tokosmart, Bizzy Group membuktikan komitmen mereka dalam membantu pertumbuhan UMKM dengan cara digitalisasi rantai pasokan dan meningkatkan efisiensi proses tersebut. Andrew juga menjelaskan, Tokosmart hanya salah satu langkah dari Bizzy Group untuk membuktikan komitmen mereka dalam memulai digitalisasi rantai pasokan dan membantu UMKM untuk terus tumbuh.
Baca Juga: Jokowi Senang Produk UMKM Tanah Air Tampilannya Mulai Kekinian
“Bizzy Group ingin meningkatkan efisiensi proses tersebut agar bisa memberikan keuntungan penawaran lebih baik dan mereka dapat menjual lebih banyak. Kami percaya bahwa efisiensi merupakan kekuatan utama yang dapat membawa keuntungan lebih bagi para penjual untuk tumbuh bersama Bizzy Group." tambah Andrew.
Dalam mewujudkan digitalisasi tersebut, Bizzy Group telah mengembangkan Bizzy POS yang sedang dalam tahap percobaan penerapan di beberapa daerah. Langkah ini memudahkan pelanggan untuk mengelola toko dengan cara yang paling efisien.
Selain itu, di awal tahun 2020 Bizzy Group berencana untuk meluncurkan beberapa aplikasi baru, yaitu Truckway, Bizzy Field Force dan Smart Warehouse. Aplikasi-aplikasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja operasional pengguna lainnya dalam sebuah rantai pasokan (seperti distributor, toko grosir, pemilik dan supir truk).
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?