Suara.com - Minuman sejatinya memang paling nikmat jika ditambahkan es batu di dalamnya. Baik itu es teh, es jeruk hingga minuman kekinian seperti boba dan milkshake pasti tak luput dari yang namanya es batu.
Bicara soal minuman, belum lama ini ada kisah unik dari salah seorang warganet. Dikutip Suara.com dari akun Twitter @tazuki_san, Minggu (22/12/19), belum lama ini ada seorang warganet yang dibelikan minuman oleh sang ibu.
Awalnya sang ibu hanya menanyakan apa varian minuman dingin yang diingkan anaknya.
Namun ternyata sang ibu sedikit khawatir perihal kebersihan dari es batu yang akan disertakan ke dalam minuman.
"Es batunya di rumah aja ya, takut nggak sehat," ungkap si ibu dalam foto chat yang diunggah akun @tazuki_san tersebut.
"Terserah wkwkwkw, cuma sedikit dong wkwkw, kasihan abangnya," imbuh Tazkia.
Benar saja, sang ibu membawa minuman tanpa es batu tersebut pulang ke rumah.
Alhasil, tampilan dari minuman bernama Jelly Potter ini tampilannya begitu aneh. Bahkan isi minuman tersebut tampaknya tidak mencapai setengah gelas akibat tidak memakai es batu.
Ternyata faktanya, es batu memang seharusnya sengaja ditambahkan agar minuman tadi terlihat sangat banyak.
Baca Juga: Serunya Lomba Masak Nasi Tumpeng Kekinian di Hari Ibu
Sontak, cuitan Tazkia tentang minuman tanpa es batu tadi membuat warganet lainnya tertawa lepas.
Tidak sedikit warganet yang ikut memberikan tanggapan lewat kolom komentar.
"Oh jadi airnya sebenarnya cuma segitu doang," tutur salah seorang warganet.
"Pantesan tiap beli minuman bilang esnya sedikit, mbaknya langsung gimana mukanya," timpal salah seorang warganet.
"Pantes aja kalau beli ini sekali sedot udah habis, gue kira dibantuin dajjal minum," imbuh warganet lainnya
Hingga artikel ini ditulis, cuitan kisah unik minuman tanpa es batu dari akun @tazuki_san tersebut telah mendapatkan lebih dari 5 ribu retweet dan 8 ribu likes.
Wah-wah, adakah yang pernah mengalami kejadian serupa?
Berita Terkait
-
Nasib Karier Working Mom: Mengapa Dunia Kerja Belum Beri Ruang yang Setara?
-
Ibu Makin Cermat Memilih Produk Perawatan Anak, Bukan Lagi Sekadar Soal Harga
-
Review Drama Marriage Contract, Pengorbanan Seorang Ibu Untuk Putrinya
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Privilege dalam Pengasuhan: Mengapa Ibu Berduit Dianggap Lebih Siap?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan