Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Minggu, 29 Desember 2019 | 12:55 WIB
Logo Vivo. (Vivo).

Suara.com - Sejumlah vendor teknologi berminat untuk membawa ponsel 5G mereka ke Indonesia, tidak terkecuali bagi Vivo.

Kendati sudah memiliki beberapa model ponsel 5G, namun vendor ponsel asal Negeri Tirai Bambu itu belum akan membawanya ke Tanah Air dalam waktu dekat, karena beberapa alasan.

Product Manager Vivo Indonesia Ricky Burnardi mengatakan bahwa pihaknya selalu berkomitmen untuk menghadirkan teknologi terbaru di Indonesia, termasuk membawa perangkat yang kompatibel dengan jaringan telekomunikasi generasi kelima.

"Teknologi 5G akan meningkatkan pengalaman pengguna menggunakan ponsel, bisa lebih cepat dan imersif," papar Ricky dalam acara Vivo Year End Gathering di Jakarta, Jumat malam (27/12/2019).

Oleh karena itu, Vivo membuka peluang untuk menghadirkan ponsel 5G di Indonesia, asalkan infrastruktur jaringan 5G di Tanah Air sudah benar-benar siap.

"Kami menunggu kesiapan infrastruktur teknologi 5G ini. Kalau semuanya sudah siap, baru akan kami luncurkan ponsel 5G kami," ungkap Ricky.

Kantor Vivo Mobile Indonesia. [PT Vivo Mobile Indonesia]

Namun, Ricky sungkan untuk memprediksi kapan Indonesia bisa menggelar internet 5G, karena semuanya kembali kepada para pihak-pihak yang terkait dengan pengadaan jaringan 5G.

Satu hal yang jelas, Vivo selaku produsen yang membuat perangkat 5G sudah menyatakan kesiapannya.

"Seperti yang kita tahu, banyak yang terlibat (pengadaan infrasutruktur 5G, mulai dari regulator hingga telco provider. Saya belum bisa memastikan (kapan ponsel 5G ke Indonesia), soalnya banyak sekali faktor," tandas Ricky.

Read more...