Suara.com - Mahkamah Agung Brasil telah mengeluarkan fatwa yang mengizinkan Netflix untuk terus menayangkan film satir yang menggambarkan Yesus sebagai lelaki homoseksual, demikian diwartakan kantor berita AFP, Kamis (10/1/2020).
Kepala Mahkamah Agung Brasil, Hakim Antonio Dias Toffoli, dalam putusannya, Selasa (8/1/2020), mengabulkan banding yang diajukan Netflix setelah pengadilan tingkat rendah meminta aplikasi layanan film online itu menghapus film komedi berjudul The First Temptation of Christ.
"Tak seorang pun dibenarkan untuk mengira bahwa sebuah film komedi satir memiliki kemampuan untuk melemahkan nilai-nilai keimanan Kristen, yang sudah ada selama lebih dari 2000 tahun, dan yang diimani oleh mayoritas warga Brasil," kata Hakim Toffoli.
Film itu dibuat oleh rumah produksi Brasil, Porta dos Fundos dan mulai tayang pada 3 Desember lalu, menjelang hari raya Natal. Di Brasil film itu memantik kritik dari para politikus konservatif, gereja Katolik, dan gereja-gereja evangelis.
Film itu berkisah tentang Yesus, setelah melewati 40 hari di gurun, pulang ke rumah membawa kekasih bernama Orlando. Sementara itu di rumahnya, dua orang tua Yesus - Maria dan Yusuf - sedang menyiapkan pesta kejutan untuk merayakan ulang tahun ke-30 putera mereka.
"Kami sangat mendukung ekspresi kesenian dan akan berjuang untuk mempertahankan prinsip penting ini, yang merupakan inti dari semua kisah besar," kata juru bicara Netflix.
Sementara Porta dos Fundos mengatakan pihaknya menentang semua jenis sensor, kekerasan, ilegalitas, otoritarianisme, dam akan terus menayangkan karyanya yang kontroversial itu.
Kantor Porta dos Fundos sendiri diserang dengan bom molotov pada Malam Natal lalu. Polisi mengatakan bahwa para pelaku penyerangan mengenakan penutup wajah saat melakukan serangan itu.
Tetapi salah satu pelaku, bernama Eduardo Fauzi, sudah berhasil diidentifikasi oleh polisi. Ia telah melarikan diri ke Rusia. Pada pekan ini polisi Brasil telah meminta Interpol untuk mengeluarkan Red Notice untuk menangkap Fauzi.
Baca Juga: Nadiem: Saya Ngefans Banget sama Netflix
Berita Terkait
-
Sinopsis Fall in! Love, Kisah Komedi Romantis Park Hyung Sik dan Park Gyu Young di Netflix
-
6 Rekomendasi Film Terbaik di Netflix April 2026, dari yang Klasik hingga Rilisan Baru
-
Sinopsis Reborn, Drama Fantasi Jepang Terbaru Issei Takahashi di Netflix
-
Tayang 2 April, ENHYPEN Hingga V BTS Isi Soundtrack XO, Kitty Season 3
-
Sinopsis Long Vacation: Ketika Iblis Jatuh Cinta ke Manusia
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
Terkini
-
5 Tablet dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Baterai Full Dalam Sekejap
-
5 Rekomendasi Smart TV dengan Fitur AI, Upgrade Pengalaman Nonton
-
Bocoran Anyar Aluminium OS: UI Premium, Sistem Diklaim Lebih Kencang dari ChromeOS
-
Klarifikasi Resmi Steam Terkait Sistem Rating IGRS: Ada Bug Teknis
-
Pakai Samsung Galaxy A57 5G Seharian: Tipis, Ngebut, dan AI-nya Bikin Hidup Lebih Praktis!
-
3 Fitur Baru Xiaomi HyperOS yang Sering Dikira Bug, Ini Penjelasan Resmi Xiaomi
-
10 Pilihan HP Redmi Rp1 Jutaan RAM 8 GB Memori 256 GB, Multitasking Jadi Lancar
-
25 Kode Redeem FF 8 April 2026, Kejutan Bundle Tato dan Gold Royale Baru
-
Viral Perbandingan Foto Bumi Tahun 1972 vs 2026, Kenapa Kini Lebih Pucat?
-
19 Kode Redeem FC Mobile 8 April 2026, Sikat Thierry Henry 117 OVR di Pengejar Mimpi UEFA