Suara.com - Tim astronom internasional berhasil mencitrakan medan magnet berskala besar untuk pertama kalinya. Medan magnet raksasa itu ditemukan di sekitar Galaksi NGC 4631 yang juga dikenal sebagai Galaksi Paus, terletak 30 juta tahun cahaya.
Medan magnet tersebut ditemukan berkat pengamatan teleskop radio Karl G. Jansky Very Large Array dari National Science Foundation.
"Ini pertama kalinya kami mendeteksi dengan jelas apa yang disebut sebagai medan magnet berskala besar dengan garis-garis medan disejajarkan dalam arah yang sama. Kami melihat pola teratur dari arah perubahan bidang yang terorganisir ini," ucap Dr Marita Krause, penulis utama penelitian ini dari Institut Max-Planck untuk Radioastronomy.
Dalam gambar galaksi yang beredar, pandangan optik galaksi ditindih dengan representasi dari arah medan magnet, memanjang di atas dan di bawah cakram galaksi. Wilayah berwarna biru menunjukkan area medan magnet yang menghadap jauh dari pengamat, sedangkan wilayah dengan warna hijau sebaliknya.
Dengan mempelajari medan magnet di luar piringan galaksi sangat penting untuk pemahaman manusia, tentang evolusi galaksi baik secara umum maupun dalam pengaruh pembentukan sistem tata surya.
"Untuk memahami bagaimana bintang-bintang seperti Matahari dan planet-planet seperti Bumi terbentuk, kita harus memahami bagaimana galaksi, seperti Bimasakti terbentuk dan berevolusi. Proyek ini merupakan upaya untuk mengukur medan magnet galaksi," jelas Matthew Benacquista, seorang direktur proyek di Divisi Ilmu Astronomi NSF.
Teknik yang digunakan dalam penemuan ini akan diterapkan pada galaksi lain. Dilansir dari IFL Science, penemuan ini telah diterbitkan dalam jurnal Astronomi dan Astrofisika.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau
-
Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya
-
Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor
-
Akhir Pekan Makin Hemat! Diskon Grab hingga Rp50.000 Khusus Pengguna Kartu BRI
-
Wisata di Flores Mulai Pulih, BPOLBF Ingatkan Wisatawan Utamakan Keselamatan