Suara.com - Belum lama ini, Pangeran Harry - Meghan Markle memutuskan keluar dari keluarga Kerajaan Inggris. Artinya, pasangan suami istri tersebut bakal mencari nafkah sendiri.
Namun, kedua pesohor itu tidak perlu repot-repot untuk berburu lowongan pekerjaan karena Netflix berminat menjalin bisnis dengan mereka.
Tak dapat dipungkiri lagi, baik Pangeran Harry maupun Meghan Markle sudah punya nama besar yang cukup menyita perhatian publik. Melihat potensi tersebut, Netflix tergiur untuk berkolaborasi.
"Siapa memangnya yang tidak akan tertarik? Ya, tentu saja," ungkap Chief Content Officer Netflix, Ted Sarandos, seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (22/1/2020).
Sebelumnya, bisnis semacam itu pernah dilakoni Netflix dengan mantan presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan istrinya Michelle. Kebetulan, pangeran Harry dan Meghan juga mengagumi mantan Presiden Amerika Serikat itu.
Kala itu, Obama menjalin kesepakatan dengan Netflix pada tahun 2018 untuk memproduksi serial yang diadaptasi dari kisah hidup Obama. Meski tak disebutkan angka pastinya, nilai kontrak antara Netflix dan Obama kabarnya mencapai 50 juta dolar AS.
Di sisi lain, Netflix juga punya peluang bekerjasama dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle, karena keduanya kini bebas melangsungkan kegiatan komersial apapun selepas tidak lagi menjadi anggota keluarga kerajaan, asalka mereka tidak menyematkan gelar kebangsawanannya.
Selain Netflix, berbagai tawaran bisnis memang sudah datang untuk pasangan yang sedang jadi pusat perhatian tersebut. Analis bisnis memperkirakan, salah satu pemasukan terbesar yang mungkin mereka dapatkan bisa berasal daei penulisan buku tentang perjalanan hidup mereka.
Baca Juga: Ikuti Tren, Google Garap Earphone TWS Pixel Buds 2
Berita Terkait
-
Terpopuler: Kata Pangeran Harry Setelah Tak Lagi Sandang Gelar Kerajaan
-
Resmi Mundur dari Kerajaan, Pangeran Harry Teringat Putri Diana
-
Gelar Kerajaan Resmi Dicopot, Ini Pernyataan Menyentuh Pangeran Harry
-
Kemdikbud Gandeng Netflix, Strategi atau Sensasi?
-
Ratu Elizabeth dan Meghan Kompak Pakai Busana Warna Cokelat, Ini Maknanya
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan