Suara.com - Di tengah wabah Virus Corona yang masih terus marak, tangkapan foto-foto ini membuat warganet haru. Terlihat, ratusan perawat dan petugas kesehatan lainnya dikirim ke Wuhan, Hubei, China
untuk membantu merawat ribuan orang yang terinfeksi virus corona.
Sebuah thread yang dibagikan oleh akun @RealSoban01 berhasil viral di Twitter karena berhasil memancing emosi warganet. Dari pantauan Suara.com, hingga berita diturunkan postingan ini sudah mendapat lebih dari 150 Retweet dan disukai lebih dari 500 warganet.
Banyak warganet terenyuh dengan pemandangan memilukan pada thread itu dan menimbulkan haru.
Akun @RealSoban01 sebenarnya hanya mengunggah ulang postingan yang sebelumnya viral di Weibo. Dalam thread, terdapat caption yang memilukan mengenai sebuah pesan perpisahan seorang perawat pada anaknya.
"Mama akan pergi melawan monster virus. Aku akan kembali secepat mungkin," kata salah seorang perawat pada anaknya.
Komentar warganet pun membanjiri postingan ini.
"Berjuanglah melawan virus itu dengan perlawanan yang bagus. Doa kami menyertaimu (emoticon sedih)," tulis @SenorDann.
"Sangat menyedihkan bahwa masih ada orang yang mengolok-olok dan menjadikannya meme. Yang aku lihat di sini hanyalah kesedihan dan penderitaan. Mari kita berdoa untuk Wuhan dan seluruh dunia," kata @DiscreetPromdi.
Dikutip dari media lokal ichongqing, sebanyak 144 petugas kesehatan dari Kota Chongqing Provinsi Sichuan telah ditambahkan ke Hubei untuk membantu merawat ribuan korban yang telah terinfeksi.
Baca Juga: Awas! Pengguna macOS Indonesia Jadi Sasaran Empuk Serangan Malware Shlayer
Sebagian besar akan dialokasikan ke Kota Wuhan, kota di mana virus itu pertama kali dideteksi.
Petugas kesehatan terdiri dari staf medis dan dokter ahli dari 11 rumah sakit di Chongqing.
Bahkan banyak perawat yang tangannya lebih putih dari biasanya karena mereka terlalu banyak memakai semua disinfektan.
Berita Terkait
-
Begini Cara Vendor Teknologi Antisipasi Merebaknya Virus Corona
-
Produksi iPhone Murah Terancam Molor Akibat Virus Corona
-
Ilmuwan Australia Sukses Ciptakan Virus Corona seperti di Wuhan
-
Bantu Lawan Virus Corona, Xiaomi Hadirkan Fitur Khusus Ini
-
Dramatis, Tangis Pria Ini Pecah saat Lepas Istrinya Jadi Perawat di Wuhan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah