Suara.com - Seiring dengan mewabahnya Virus Corona di China, beberapa vendor teknologi mulai membatasi karyawannya untuk bepergian ke negara tersebut.
Dilansir laman The Verge, Kamis (30/1/2020), Facebook telah menghentikan semua perjalanan karyawannya ke Negeri Tirai Bambu.
Sementara bagi karyawan yang terlanjur sudah bertugas di China, perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu juga menginstruksikan karyawannya untuk bekerja dari rumah.
Meskipun Facebook diblokir pemerintah China, penguasa media sosial tersebut memiliki kantor perwakilan di China. Pasalnya, pemasok headset Oculus dan perangkat obrolan Portal yang merupakan anak usaha Facebook, juga berada di China.
Selain Facebook, perusahaan pembuat laptop dan aksesoris game, Razer, juga mengambil kebijakan serupa.
"Perusahaan kami telah membatasi perjalanan dan menasihati karyawan untuk bekerja dari rumah," ungkap juru bicara Razer.
Namun sebelum Facebook dan Razer, LG sudah menerapkan larangan bepergian ke China lebih awal. Perusahaan asal Korea Selatan itu menghimbau agar karyawan mereka yang berada di China agar kembali ke rumah secepat mungkin.
Sebagai informasi, China dianggap menjadi pasar potensial bagi beberapa perusahaan teknologi. Maka tak jarang, mereka membangun pabrik untuk memproduksi barang dagangan mereka di sana.
Terlepas dari alarm ketiga perusahaan tersebut, penyebaran Virus Corona di China semakin luas. Menurut catatan Reuters, sudah ada 5.970 korban yang terinfeksi Virus Corona di China, dan 132 korban diantaranya meninggal dunia.
Baca Juga: Waduh! Pengguna iPhone iOS 8 Tak Bisa Nikmati WhatsApp Lagi
Parahnya, virus berbahaya ini sudah meluas ke luar China, seperti Thailand, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Macau, Malaysia, Singapura, Australia, Amerika, Prancis, Jerman, Korea Selatan, Kanada, Vietnam, Kamboja, Nepal, hingga Sri Lanka.
Berita Terkait
-
Virus Corona Sudah Sampai ke Timur Tengah
-
Ilmuwan Australia Sukses Ciptakan Virus Corona seperti di Wuhan
-
Bantu Lawan Virus Corona, Xiaomi Hadirkan Fitur Khusus Ini
-
Sebar Hoaks Virus Corona di Facebook, Lelaki 34 Tahun Diringkus di Malaysia
-
Bikin Merinding, Teriakan Wuhan Jiayou Menggema di Dunia Nyata dan Maya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
69 Kode Redeem FF Aktif 24 Februari 2026: Klaim Crimson dan Gloo Wall Ramadhan Gratis
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan
-
17 HP Murah Redmi dan POCO dapat HyperOS 4 Berbasis Android 17, Ada Fitur Baru
-
MPL ID Season 17 Kapan Dimulai? Ini Bocoran Jadwal dan Roster Tim Mobile Legends
-
Viral Donald Trump Minta Prabowo Pegangi Dokumen BoP dan Pulpen, Ekspresinya Jadi Sorotan