Suara.com - Beberapa masyarakat Indonesia mulai mengonsumsi beras merah dengan alasan kesehatan. Seorang warganet, baru-baru ini membagikan kisah lucu yang dialaminya, saat memasak beras merah dan menarik perhatian warganet lainnya.
Pasalnya, ia tidak sengaja mengambil memasak sesuatu yang tak terduga karena warnanya yang mirip dengan beras merah tersebut.
Dibagikan melalui akun base Twitter @FOODFESS2 pada 3 Februari, pengunggah membagikan foto yang dijadikan kolase. Dalam foto tersebut terlihat kantung berisi beras merah, yang diletakkan bersebelahan dengan kantung berisi pakan burung.
Namun karena warnanya yang terlihat mirip dengan beras merah, ia tidak sengaja mengambil isi kantung pakan burung dan memasaknya.
"Fess tolong. Jadi pakan burung sama beras merah ditaroh sebelahan, terus pas aku mau masak nasi malah salah ambil yang pakan burung. Aku nggak tau kan. Terus udah mateng tuh. Kata mamaku nggak apa-apa sama aja katanya. Udah aku makan, rasanya kayak keras dikit, terus ada rasa beras ketan gitu. Gimana," tulis pengunggah dalam kolom keterangan.
Sementara itu, foto kolase di bagian bawah memperlihatkan hasil jadi dari pakan burung yang dimasaknya. Sekilas, hasil pakan burung yang telah dimasak itu memang berwarna merah dan terlihat mirip dengan beras merah.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.800 kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Nggak apa-apa, paling sebentar lagi kamu bertelur dan bisa terbang," tulis akun @halusinasiberat.
"Abis kenyang nanti pasti pengirimnya berkicau gembira," komentar @hwangthetics.
Baca Juga: Mantul! Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona
"Sekarang gimana? Udah bisa bahasa burung?" tambah @aestheticallize.
"Kata mamaku pakan burug itu beras merah yang sekali kupas makanya warnanya merah banget. Sementara yang dikonsumsi itu dua kali pengupasan. Nah aman aja kok itu kamu makan tenang aja nggak bakal bertelor besok. Tapi kalau rasanya kayak ketan itu mungkin ketan merah," ungkap @Hyelvrin.
"Ya ampun ada aja kelakuan," cuit @overthinkerboy.
Berita Terkait
-
Dikira Cuma Sisa Nasi di Sate, Ternyata Warganet Dapat Bonus Telur Lalat
-
Begini Respon Kocak Warganet Soal Video Indonesia Mercusuar Dunia
-
Jiwa Missqueen Bergetar, Nominal Pajak di Bon Pembayaran Ini Jadi Sorotan
-
Berpisah dari Keluarga, Foto Perawat Dikirim ke Wuhan Ini Bikin Haru
-
Tumbuh di Tempat Tak Biasa, Penampakan Tanaman Ini Bikin Bingung
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen