Suara.com - GSMA telah mengumumkan bahwa Mobile World Congress (MWC) 2020 di Barcelona, Spanyol, batal digelar akibat Virus Corona. Sialnya, pembatalan ini berimbas pada kerugian finansial yang ditaksir mencapai triliunan rupiah.
MWC 2020 yang seharusnya berlangsung empat hari pada 24-27 Februari mendatang, diproyeksikan menghasilkan pendapatan sebesar 500 juta Euro atau mencapai Rp 7,4 triliun. Namun gara-gara Virus Corona, pundi-pundi keuangan itu pun lenyap begitu saja.
Sebagaimana dikutip dari Android Authority, Jumat (14/2/2020), media lokal El Pais menjabarkan sumber keuntungan MWC 2020 yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari hotel, penyewaan paviliun, perjalanan, dan lainnya.
Terlepas dari kerugian tersebut, GSMA selaku penyelenggara sebenarnya sudah melakukan langkah antisiptif dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Convid-19. Mulai dari memberi saran agar tidak berjabat tangan, memasang pemindai suhu tubuh, aturan untuk mengganti mikrofon, hingga membatasi masuknya staf atau pengunjung dari China.
Beberapa delegasi bahkan sempat menggantikan staf dari China dengan kolega dari negara lain atau mengirim perwakilan China mereka sebelumnya.
Kendati begitu, peserta acara yang awalnya akan ikut serta di MWC edisi tahun ini justru perlahan mulai mengundurkan diri, sehingga GSMA memutuskan untuk membatalkan MWC 2020.
"Dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan, GSMA membatalkan MWC 2020. Kekhawatiran wabah Virus Corona, kekhawatiran perjalanan dan keadaan lainnya membuatnya tidak mungkin (untuk digelar). Pemerintah tuan rumah menghormati dan memahami keputusan ini," tutup CEO GSMA John Hoffman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum