Suara.com - Keberadaan ojek online (ojol) masih kerap menjadi pro dan kontra. Masih banyak wilayah yang melarang beroperasinya ojol yang ditandai dengan keberadaan spanduk larangan.
Menariknya, spanduk larangan driver ojol ini justru membuat warganet ngakak melihatnya.
Sebuah akun fanspage Facebook bernama "Keluh Kesah Driver G r e b" membagikan postingan dengan caption bertuliskan "Mungkin maksudnya berinovasi".
Postingan yang dibagikan berhasil membuat warganet heboh setelah mendapatkan lebih dari 490 Like dan ratusan komentar dari warganet. Dalam waktu singkat, postingan tersebut telah dibagikan puluhan kali oleh warganet.
Jika diperhatikan sekilas, spanduk dalam postingan itu mirip spanduk larangan yang biasa dibuat tukang ojek pangkalan, di mana mereka tidak mau driver ojol beroperasi di daerah mereka.
Jika dicermati sekali lagi, spanduk larang tersebut justru membuat warganet ngakak.
Spanduk yang membuat warganet heboh dan geli mempunyai peringatan bertuliskan "Warning. Perhatian. Ojeg online (Gojek) Grab, DLL, Dilarang Keras!! Berenopasi di wilayah Gang Babadak, Jalan Tajur--Oerganisasi: Ojeg Babadak".
Kata "berenopasi" membuat warganet geli karena seharusnya mereka menuliskan kata "beroperasi".
Seorang warganet mengaku tinggal di sekitar tempat tersebut mengakui bahwa spanduk itu benar-benar dibuat oleh tukang ojek pangkalan di daerahnya.
Baca Juga: Sst... Ada Sinyal Misterius dari Luar Galaksi, Alien ?
"Lah...aku kok nggak perhatiin tulisannya. Itu gang dekat rumah saya..emang bener ada bannernya kayak gitu," tulis P*rn*ng*t*n Si*ll*g*n.
Spanduk tersebut diketahui berada di sekitar Gang Babadak, Jalan Raya Tajur, Bogor, Jawa Barat.
Beragam komentar pun membanjiri postingan dan orang-orang yang melihat spanduk unik tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur