Suara.com - Tampaknya, hampir semua industri berdampak dengan merebaknya Virus Corona. Termasuk industri elektronik di Indonesia yang mengandalkan China untuk pengadaan bahan baku dan suku cadang.
"Kalau ada company bilang tidak berdampak (Virus Corona), tidak mungkin. Bagaimanapun juga kontributor China terhadap industri di Indonesia luar biasa," tutur Asisten GM PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) Agus Soewadji, beberapa waktu lalu.
Diakuinya, marak Virus Corona terjadi setelah atau mendekati Imlek, Sharp sudah melakukan order suku cadang advance semua dari jauh hari.
"Sampai sejauh ini, Sharp nggak punya supplier di dekat Hubei. Jadi dampaknya belum berasa," kata dia.
Namun, meski diklaim berdampak hingga saat ini, Agus mengaku belum bisa memprediksi kapan dampak Virus Corona baru akan terasa.
"Kita kan ngga bisa prediksi, kalau ini nanti imbasnya lama dan lebih luas lagi. Pasti berdampak," ujarnya.
Meskipun begitu, dampak dari Virus Corona diyakini tidak terlalu banyak. Pasalnya, tidak semua produk suku cadang Sharp berasal dari China.
"Komponen panel LED masih diimpor dari China. Namun, kini pengiriman apapun dari China diawasi ketat, maka kapal dari China tidak mudah bersandar di pelabuhan karena harus melalui pemeriksaan," jelas Agus.
Walaupun begitu, Sharp Indonesia masih optimistis mencapai target pertumbuhan di tahun ini.
Baca Juga: Pakai Jaket Ojol, Aksi Polisi Tilang Pengendara Motor Ini Bikin Greget
"Kami targetkan penjualan bisa tumbuh 10 sampai 15 persen tahun ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 HP Xiaomi Rp1 Jutaan dengan Fitur NFC untuk Transaksi Digital Lancar
-
Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya
-
51 Kode Redeem FF Terbaru 10 Mei 2026: Sikat Cepat SG2 Rapper Underworld dan MP40 Cobra
-
30 Kode Redeem FC Mobile 10 Mei 2026: Klaim 500 Poin Naik Peringkat dan Pemain Bintang OVR 117
-
Spesifikasi PC 007 First Light Resmi Rilis, Game James Bond Butuh RAM 16 GB
-
Spesifikasi iQOO Z11 Global: Siap ke Indonesia, Usung Baterai Jumbo 9.020 mAh
-
52 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 Mei 2026: Klaim Kartu 115-120 dan Tag Gratis
-
73 Kode Redeem FF Max Terbaru 9 Mei 2026: Raih Parasut, Skin Eclipse, dan MP40 Cobra
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bangkit Lagi? Cek Perkiraan Harga HP Midrange Vivo S2 yang Dirumorkan Comeback Tahun Ini