Suara.com - Tak sedikit penumpang atau pengemudi ojol yang membagikan kisahnya di media sosial, mengenai pengalaman keduanya saat berinteraksi atau menggunakan ojek online. Salah satunya seperti kisah tak menyenangkan yang dialami oleh pengemudi ojol hanya karena meminta penumpangnya untuk memakai helm.
Dibagikan oleh akun Twitter @PenjahatGunung pada 20 Februari, ia mengunggah foto berupa tangkapan layar yang menampilkan ulasan dari penumpang pada aplikasi ojol.
Pada ulasan paling atas terlihat penumpang memberi bintang satu kepada pengemudi. Ulasan yang ditulis pada 16 Februari itu berbunyi, "Kalau orang nggak mau pakai helm nggak usah dipaksa, lagian juga udah malam begini mana ada polisi, sok sokan bilang ditilang elektronik sok sokan bilang bayarnya di apknya kepotong padahal mah kagak masih aja tuh ceban. Males banget gue, keluarin aja driver begitu. Najis."
Jika dilihat riwayat ulasan dari penumpang sebelumnya, dua penumpang memberikan bintang lima dan menulis ulasan baik seperti "great driver" dan "terima kasih banyak ya pak". Kedua ulasan sebelumnya ini ditulis pada 14 Februari dan 13 Februari.
"Tolong customer seperti ini dibinasakan saja @gojekindonesia," tulis pemilik akun @PenjahatGunung dalam kolom keterangan.
Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 178 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa kesal dan emosi dengan ulasan tersebut karena menggunakan helm adalah keharusan demi keamanan saat berkendara.
"Ya pakai helm tuh buat keselamatan, bukan buat polisi!" tulis akun @bintangbikul.
"Lah itu customer kebanyakn mecin kali, sayang banget seiring maju perkembangan teknologi, otaknya jalan di tempat," komentar @DriverStory69.
"Bentur-benturkan dulu kepalanya ke aspal sampe retak biar dia rajin pake helm dikemudian hari," tambah @adityobismoko.
Baca Juga: Satelit NASA Bagikan Penampakan Mencairnya Es Antartika
"Kadang penilaian jelek buat driver bukan semata-mata drivernya yang emang kurang baik tapi emang customer nggak punya pikiran kayak gini. Akhlakless," ungkap @Hermanss26.
"Bodohnya alami tanpa dibuat-buat," cuit @AriyaYazid.
Berita Terkait
-
Kenangan Driver Ojol: Jemput Putranya, Ashraf Sinclair Naik Motor
-
Jijik! Pengemudi Ojol Ini Temukan Hal Tak Terduga di Jok Motornya
-
Tega Banget, Perkara Biaya Parkir Rp 3 Ribu Pengguna Ojol Ini Minta Cancel
-
Kisah Pengemudi Ojol Tanpa Aplikasi Antar Penumpang Ini Tuai Simpati
-
Bikin Panik, Wajah Drive Ojol Ini Mirip Reynhard Sinaga
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
Terkini
-
8 Pilihan HP Baterai Jumbo Paling Murah 2026, Ada yang 7000 mAh!
-
Kenapa Memori HP Android Cepat Penuh? Ini Cara Mengatasinya!
-
5 Smartwatch Terbaik untuk Padel, Keren tapi Tetap Fungsional!
-
Daftar Kode Redeem TheoTown Februari 2026: Dapatkan Bonus untuk Bangun Kota Impian
-
5 Rekomendasi HP Rp2 Jutaan RAM 8 GB Internal 256 GB
-
6 HP Pesaing Samsung Galaxy A36 5G untuk Alternatif, Spek dan Performa Kencang
-
5 Pilihan HP RAM 12 GB Termurah di Bawah Rp3 Juta, Performa Saingi Flagship
-
Apa Bedanya Smart TV dan Android TV? Jangan Sampai Salah Beli
-
IoT Indonesia 2026: 800 Juta Perangkat Siap Terkoneksi, Siapkah Industrinya?
-
Registrasi SIM Biometrik Berlaku 2026, Masih Perlukah Aturan 1 NIK 3 Nomor?