Suara.com - Tak sedikit penumpang atau pengemudi ojol yang membagikan kisahnya di media sosial mengenai pengalaman keduanya saat berinteraksi atau menggunakan ojek online. Salah satunya seperti kisah yang dibagikan akun Facebook Maemunah sebagai pengemudi ojol, yang diminta untuk membatalkan pesanan hanya masalah biaya parkir.
Dibagikan pada 19 Januari, pemilik akun mengunggah beberapa foto berupa tangkapan layar berisi pesan dalam aplikasi Grab. Dalam foto tersebut terlihat pengemudi ojol memberi tahu kepada penumpangnya bahwa ada biaya tambahan parkir sebesar Rp 3 ribu.
Diketahui pengguna memesan makanan crepes di salah satu mall di Surabaya, sehingga pengemudi harus masuk ke dalam lahan parkir mall dan membayar biaya parkir. Namun, pengguna menolak penambahan biaya tersebut dan meminta dibatalkan (cancel) pesanannya.
"Nggak apa-apa ya, parkir 3 ribu," tulis Maemunah.
"Iya paham... cuma biasanya saya nggak pernah dapet tambahan biaya parkir selama setiap hari saya pesan crepes," jawab pengguna.
"Saya nggak berani parkir liar," tulis Maemunah.
"Udah batalkan saja. Ya harusnya tadi nggak di oke dulu supaya saya bisa cancel. Kalau ini nggak bisa, ibu aja yang cancel," tambah pengguna.
Tetapi baik pengemudi ataupun pengguna tidak bisa melakukan pembatalan pemesanan GrabFood dan mengharuskan pengguna menelepon ke pihak Grab untuk membatalkan pesanan.
Meski begitu, pengguna yang diketahui bernama Ronal ini mengaku tidak memiliki pulsa menelepon dan malas berbicara dengan pihak Grab.
Baca Juga: Kamera Samsung Galaxy Z Flip Hanya 12 MP ?
"Maaf ini resto pilihan, driver nggak bisa cancel juga," jelas Maemunah.
"Ya terus gimana... bukan masalah uangnya, tapi saya nggak setuju aja," tulis pengguna.
"Silakan telepon CS Grab kak. Saya hanya menjalankan orderan masuk dan nggak boleh nolak orderan," jawab Maemunah lagi.
"Saya telepon pulsa habis belum nutut ngomongnya. Ibu jalanin ajalah. Jalanin jalan aja tanpa pesen," tulis pengguna.
"Maaf saya nggak bisa jalanin pesanan tanpa pesanan. Resto pilihan harus ambil pesanan," jelas Maemunah.
"Repot dah. Yaudah saya biarin aja," sahut pengguna.
Berita Terkait
-
Twitter Effect, Driver Ojol 68 Tahun yang Viral Akhirnya Dapat Honda BeAT
-
Kisah Pengemudi Ojol Tanpa Aplikasi Antar Penumpang Ini Tuai Simpati
-
Bikin Panik, Wajah Drive Ojol Ini Mirip Reynhard Sinaga
-
Avanza Tabrak Empat Pemotor di Depok, Satu Pengemudi Ojol Tewas di Tempat
-
Warganet Ini Pesan Ojek Online untuk Hal Tak Terduga
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kolom Komentar Instagram Dipenuhi Spam Judi Online, Pakar Siber Minta Platform Bertindak Tegas
-
OPPO Find X9s vs iPhone 17 Pro: Saat Flagship Compact Paling Affordable Menantang iPhone
-
TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D
-
Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox
-
Update Harga iPhone Juli 2026, Seri Apa Saja yang Naik?
-
Resmi Rilis, Booster Pack Ancaman Bayangan Bawa Strategi Baru Pokemon TCG
-
Gigabyte Resmi Rilis AORUS GeForce RTX 5080 INFINITY dan INFINITY WOOD, Punya Desain Premium
-
7 Rekomendasi HP Murah Rp 1 Jutaan, Solusi Produktivitas Basic hingga Driver Ojek Online
-
GrabUnlimited Gandeng NPD, Member Kini Bisa Nikmati Pengalaman Eksklusif di Luar Diskon
-
ITSEC Asia Investasi AI Rp11 Miliar, Bidik Pertumbuhan Bisnis Software hingga 2031