Suara.com - International Data Corporation (IDC) memperkirakan adanya penurunan penjualan ponsel untuk paruh pertama 2020.
Tak tanggung-tanggung, penurunan pengapalan ponsel secara global ditaksir anjlok hingga 10,6 persen, jika dibandingkan dengan penjualan di periode yang sama tahun lalu.
Alasannya pun mudah ditebak, yaitu karena adanya ancaman dari wabah Virus Corona yang sampai saat ini masih meluas, dan belum tampak memasuki puncak penyebarannya.
Sebagaimana dikutip laman GSM Arena, Minggu (1/3/2020), virus berbahaya dari Wuhan itu menjadi momok besar bagi produsen ponsel karena berimbas pada kekurangan rantai pasokan dan logistik, seiring dengan keputusan beberapa manufaktur yang sempat mengalami penutupan.
Meski di paruh pertama tahun ini diprediksi menurun, IDC memperkirakan lalu lintas peredaran ponsel akan kembali normal pada Q3 2020.
Selain IDC, TrendForce juga memperkirakan bahwa produksi ponsel dapat menyusut sebanyak 12 persen pada Q1 2020. Bahkan, mereka meramal pengiriman ponsel pada 2020 menjadi hanya sekitar 1,381 miliar unit saja.
Angka ini menunjukkan penurunan 1,3 persen dan menjadi angka terendah dalam industri ponsel sejak lima tahun terakhir. TrendForce memperingatkan, ada kemungkinan jika angka-angka itu sebenarnya bisa lebih rendah dari yang diperkirakan, seandainya wabah Virus Corona belum berakhir.
Berita Terkait
-
Kalahkan Apple, Huawei Sabet Peringkat Kedua Penjualan Smartphone 2019
-
Deretan Smartphone Penjualan Terbaik di Kuartal III / 2019, Ini Juaranya
-
Apple Diperkirakan Geser Huawei Secara Global Kuartal IV / 2019
-
Aturan IMEI Berlaku, Pengiriman Ponsel ke Indonesia Naik 7 Persen
-
Mochtar Riady di Indonesia Digital Conference 2019: Berubah atau Tersingkir
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
- 5 HP Infinix Termurah dengan Fitur NFC yang Canggih, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan
-
5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
-
Tren PayLater untuk Beli Elektronik Meningkat: Ini Peran Indodana di Era Belanja Digital 2026