Tekno / Internet
Selasa, 24 Februari 2026 | 19:28 WIB
Dwi Sasetyaningtyas. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Data Evello menunjukkan kasus Tyas LPDP paling ramai dibahas netizen X.
  • Platform Instagram mencatat interaksi lebih tinggi dibanding TikTok terkait isu beasiswa.
  • Kemenkeu resmi blacklist Tyas dan Arya serta wajibkan pengembalian dana beasiswa.

Suara.com - Alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, ramai menuai sorotan di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Topik LPDP ternyata lebih leboh dibahas di X dan Instagram dibanding platform TikTok.

Melalui akun X, Dudy Rudianto selaku founder layanan Big Data serta Analytics Platform Evello mengungkap peta persebaran amukan warga X pada alumni beasiswa LPDP.

Menurut data Evello pada 14 Februari hingga 21 Februari 2026, percakapan tentang LPDP serta Tyas mencapai 4 ribu komentar.

Topik tersebut tayang 6,1 juta kali sehingga trending di X. Sebagai informasi, LPDP saat ini bahkan masih trending di X dengan lebih dari 15 ribu cuitan.

Data Evello tersebut cocok dengan statistik pada platform Trends24.in.

Perlu diketahui, LPDP sempat menempati Longest Trending (Trending Terlama) di platform Trends24.in pada 20 hingga 21 Februari 2026.

Peta persebaran kehebohan alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas di media sosial. (X/ DudyRudianto)

"Dengan percakapan mencapai 4 ribu komentar, kasus alumni beasiswa LPDP ini tayang hingga 6,1 juta kali. Wajar jika disebut viral dan berakhir menjadi trending di X," tulis Dudy Rudianto dikutip dari akun X miliknya (@DudyRudianto) pada Selasa (24/02/2026).

Evello turut memantau kehebohan LPDP dengan 1,7 juta tayangan dan 9 ribu komentar. Pengguna Instagram ternyata lebih banyak mengomentari kasus Dwi Sasetyaningtyas dibanding netizen X.

"Di IG, total percakapan mencapai 9 ribu komentar, dengan tayang mencapai 1,7 juta dan interaksi sebanyak 88 ribu," ungkap Dudy Rudianto.

Baca Juga: Sudinsos Jakbar Buru Wanita Viral Hobi Makan Gratis dan Tak Bayar Ojol: Warga Resah

Topik Tyas dan LPDP juga sempat muncul di TikTok. Meski begitu, pengguna TikTok nampak kurang peduli dengan sebaran hanya 2 ribu dan tayangan 3 juta.

"Sementara case alumni LPDP terbilang tidak terlalu ramai di Tiktok. Percakapan hanya mencapai 4 ribu dgn sebaran 2 ribu dan tayang 3 juta kali alias kurang viral di Tiktok," pungkas Dudy Rudianto.

Kasus Dwi Sasetyaningtyas

Dwi Sasetyaningtyas (Tyas) menjadi sorotan publik setelah unggahannya yang menyatakan kebanggaan atas status warga negara Inggris anaknya memicu kecaman luas.

Netizen menilai pernyataan tersebut tidak etis karena Tyas dan suami, Arya Iwantoro, merupakan alumni penerima beasiswa LPDP.

Meski Tyas telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan menjelaskan bahwa ucapannya didasari rasa frustrasi pribadi, kasus ini tetap viral hingga memuncaki tren di media sosial selama beberapa hari.

Menanggapi kegaduhan tersebut, Kementerian Keuangan RI mengambil langkah tegas dengan memasukkan nama Tyas dan suaminya ke dalam daftar hitam (blacklist) instansi pemerintahan.

Keputusan ini menutup peluang bagi keduanya untuk bekerja atau terlibat dalam proyek apa pun yang berhubungan dengan pemerintah.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyesalkan pernyataan tersebut dan menegaskan pentingnya tanggung jawab moral bagi para penerima beasiswa negara.

Selain sanksi administrasi, pemerintah mewajibkan pasangan tersebut untuk mengembalikan seluruh dana beasiswa yang telah digunakan, lengkap beserta bunganya.

Dalam keterangan Purbaya, pihak Kemenkeu menyatakan bahwa proses komunikasi dengan suami Tyas telah dilakukan, dan yang bersangkutan dikabarkan setuju untuk melunasi kewajiban finansial tersebut sesuai dengan aturan berlaku di LPDP.

Load More