Suara.com - Google mengapresiasi rencana pemerintah Indonesia untuk membangun data center, pusat data di dalam negeri, demi mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan perlindungan data pribadi.
"Kita sangat menghormati kebijakan pemerintah dan sangat mendukung," kata Country Director Google Cloud Indonesia, Megawaty Khie, di Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Google menyatakan kerja sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika selama ini berjalan dengan baik, mereka saat ini terlibat pembahasan terkait rencana pembangunan data center tersebut.
Pemerintah melalui Kominfo berencana membangun data center di empat wilayah di Indonesia yaitu Bekasi, Batam, Manado dan ibu kota negara baru di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartengara di Kalimantan Timur.
Kominfo menilai sangat penting bagi Indonesia untuk memiliki integrated data center, pusat data terintegrasi demi mengelola data-data pemerintah.
Presiden Joko Widodo pekan lalu mengumumkan perusahaan teknologi Microsoft tertarik menggelontorkan dana untuk pembangunan pusat data di Indonesia. Presiden sudah bertemu dengan CEO Microsodt Satya Nadella saat kunjungan ke Jakarta pekan lalu.
Setelah bertemu Microsoft, pemerintah menargetkan untuk membuat regulasi sederhana dalam kurun waktu seminggu.
Nilai ekonomi digital Indonesia pada 2015 lalu mencapai 8 miliar dolar Amerika Serikat, jumlahnya meningkat menjadi 40 miliar dolar AS pada 2019. Indonesia pada 2025 diperkirakan memiliki valuasi ekonomi digital sebesar 133 miliar.
Baca Juga: Google Cloud Region Jakarta Diresmikan Semester Pertama 2020
Tag
Berita Terkait
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Harga Fitbit Air Gelang Pintar Google, Lengkap dengan Spesifikasi dan Review
-
Jangan Gegabah Memasukkan Jurnalisme ke UU Hak Cipta
-
Xiaomi TV A Pro 32 2026 Rilis: Smart TV QLED Rp2 Jutaan dengan Warna Memukau dan Fitur Lengkap
-
5 Rekomendasi Google TV Murah, Harga Mulai 1 Jutaan Fitur Premium
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI