Suara.com - Penjual jajanan keliling di Indonesia kerap mendapat stigma buruk karena dipertanyakan kebersihannya. Salah satunya seperti seorang lelaki penjual gorengan yang terekam kamera, tengah mencuci ember miliknya menggunakan air di selokan.
Dibagikan akun Twitter @goodpeoplexx pada 17 Maret, pemilik akun merekam seorang penjual yang secara terang-terangan mencuci ember miliknya dengan air kotor di sekolan. Lelaki itu tampak meregangkan kedua kakinya di masing-masing sisi selokan dan membungkuk.
Lalu ia mengambil air sekolan dengan ember putih miliknya dan mencucinya. Lelaki itu bahkan tampak santai saat mencuci ember tersebut meskipun ada pembelinya. Tak hanya itu, rupanya ember tersebut digunakan oleh penjual untuk wadah adonan gorengannya.
Menurut keterangan pemilik akun, ia sempat menegur perbuatan penjual tersebut. Tapi penjual itu hanya mengiyakan teguran itu.
"Dan gue udah abis 6 biji. Udah gue tegur abangnya, si abangnya iya iya aja," tulis pemilik akun @goodpeoplexx.
Video yang telah ditonton sebanyak lebih dari 632 ribu penayangan dan dibagikan sebanyak lebih dari 12.500 kali ke sesama pengguna Twitter ini pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Nggak apa-apa, imun tubuh meningkat. Corona merasa jijik merasuki tubuhmu," tulis akun @EalahNganu.
"Gua pernah kayak gini, makan bubur ayam. Pas selesai makan baru liat abang-abangnya nyuci mangkok-mangkoknya pake air got. Ya Allah nanges," ungkap @elviarynda.
"Gue juga pernah. Pas beli gorengan udah beli tuh, eh pas mau pulang liat anak yang jual gorengan dia masih kecil (4 tahunan) kencing ke ember yang buat cuci peralatan gorengnya," tambah @penelovve.
Baca Juga: Sudah Dimuseumkan, Fragmen Gulungan Laut Mati Ini Ternyata Palsu
"Kalau kayak gini kasian sama pedagang yang jujur bersih saat jualan makanannya. Jadi semua bakal nilai kalau makanan pinggir jalan pasti begini. Please lah jangan kayak gini," komentar @hobifeb.
"Nggak ada otaknya kadang emang orang ya," cuit @jesky88.
Berita Terkait
-
Beda Aplikasi, Ulasan Beri Bintang 1 Ini Malah Bikin Ngakak
-
Berasa Kena Prank, Beli Roti Selai Tapi Tak Sesuai Ekspektasi
-
Gosipin Apa ya? Aksi Monyet Bisik-bisik Ini Bikin Ngakak
-
Melawan Gravitasi, Teknik Penjual Antar Makanan Ini Bikin Melongo
-
Berjualan Sambil Gendong Anaknya, Penjual Sapu Lidi Ini Viral
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan