Suara.com - Jack Ma, salah satu pendiri raksasa internet asal China, Alibaba menyatakan yakin mampu mengirimkan bantuan peralatan medis untuk memerangi Covid-19 ke sejumlah negara di Asia, termasuk Indonesia, dalam waktu yang singkat memanfaatkan platform dagang elektronik eWTP Alibaba.
"Meskipun pengiriman dalam waktu singkat bukanlah hal yang mudah, kami bisa mewujudkannya!" tegas Jack Ma dalam akun Twitternya, Sabtu (21/3/2020).
Jack Ma Fondation dan Alibaba Fondation sebelumnya pekan ini mengumumkan akan mengirimkan berbagai bantuan medis seperti test kit dan masker ke empat negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Paket serupa juga akan dikirim ke negara Asia lainnya.
Rencananya pada Sabtu ini sebanyak 2 juta masker, 150.000 alat tes COVID-19, 20.000 baju pelindung, dan 20.000 pelindung wajah dikirimkan ke Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina.
Selanjutnya kedua yayasan tersebut akan mengirimkan 1,8 juta masker, 210.000 alat tes corona, dan 36.000 baju pelindung ke 10 negara Asia lainnya, yakni Afghanistan, Bangladesh, Kamboja, Laos, Maladewa, Mongolia, Myanmar, Nepal, Pakistan, dan Srilanka.
"Pandemi ini telah menghadirkan berbagai tantangan bagi industri logistik dunia. Dengan keberadaan eWTP, kami mencoba sebaik mungkin memastikan transportasi dan pengantaran yang cepat hingga wilayah terpencil yang sangat membutuhkan bantuan ini," kata Sekretaris Jenderal eWTP Alibaba, Juntao Song.
Donasi yang akan dikirimkan ke Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Filipina juga menggunakan kekuatan kemampuan dan jaringan eWTP untuk memastikan transportasi dan pengantaran yang cepat dan andal. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Clay Mask untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Ampuh Angkat Kotoran dan Mudah Dibilas
-
5 Rekomendasi Masker Wajah untuk Mencerahkan Kulit Kusam, Wajah Auto Mulus dan Glowing
-
Setelah Masker Wajah Apakah Perlu Cuci Muka Pakai Face Wash? Ketahui Panduannya
-
5 Masker Rambut yang Ampuh Atasi Rambut Rusak untuk Wanita Berhijab
-
AS Perketat Larangan Chip AI China, Huawei hingga Alibaba Makin Gencar Kembangkan Alternatif Nvidia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI
-
AI Agents Diprediksi Bernilai 450 Miliar Dolar AS, Drife Perkuat Adopsi Agentic Automation