Suara.com - Elon Musk, pengusaha di balik Tesla dan SpaceX, mengatakan akan segera mengirim ribuan ventilator, alat bantu pernapasan yang sangat krusial perannya dalam merawat pasien Covid-19, ke berbagai rumah sakit yang memerlukan di AS.
Sebelumnya pada 18 Maret lalu Musk memang berjanji bahwa perusahaanya akan memproduksi ventilator untuk membantu para pasien Covid-19. Ia bahkan telah berdiskusi tentang alat medis tersebut dengan produsen alat kesehatan untuk mewujudkannya mimpinya tersebut.
Tetapi dalam cuitan di Twitter pekan ini Musk akhirnya mengaku bahwa Tesla dan Space, meski sebelumnya diklaim sangat mampu memproduksi ventilator, tidak akan sanggup menghasilkan alat tersebut dalam waktu cepat.
Menurut Newsweek, Musk telah membeli sekitar 1.200 ventilator dari China dan akan segera mengirimkannya ke pihak yang membutuhkan.
"Kami berharp lebih dari 1.200 (ventilator) dibagikan minggu ini. Mengirimnya, dipasang dan beroperasi adalah bagian yang lebih sulit," tulis Musk.
Musk juga membantu rumah sakit menangani pandemi dengan cara lain. Selama akhir pekan, ia mengatakan kepada CleanTechnica bahwa perusahaannya akan segera mulai mendistribusikan 250.000 masker N95.
Sampai Rabu (25/3/2020), sudah terdapat 55.081 kasus Covid-19 di Amerika Serikat dengan korban jiwa mencapai 785.
Berita Terkait
-
Kekayaan Elon Musk Saingi Bitcoin Usai IPO SpaceX, Jauh Lampaui Pengusaha Teknologi Lain
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan
-
Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru
-
Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google
-
Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan
-
45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118
-
45 Kode Redeem FF Terbaru 20 Juni 2026: Spesial Diskon 90% Kampus Icon dan Panen Token Eclipse
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak