Suara.com - Xiaomi, melalui konferensi pers online pada Kamis (2/4/2020) memperkenalkan ponsel untuk segmen pasar kelas bawah di Indonesia, yakni Xiaomi Redmi 8A Pro yang akan menjadi anggota terbaru dari keluarga Redmi 8 yang meluncur akhir 2019 lalu.
Redmi 8A Pro merupakan keluarga terbaru dari jajaran Redmi 8 yang meluncur di Tanah Air pada awal Desember 2019 kemarin. Ketika itu sekaligus meluncur Redmi 8 dan Redmi 8A.
Lalu apa saja perbedaan ketiga keluarga Redmi 8 ini? Simak jabarannya berikut ini:
Desain dan Warna
Redmi 8A Pro tersedia dalam tiga pilihan warna: Sea Blue, Sky White, dan Midnight Grey. Redmi 8 tersedia dalam Saphire Blue, Onyx Black, dan Ruby Red. Sedangkan Redmi 8A hadir dalam balutan warna Ocean Blue, Midnight Black, dan Sunset Red.
Meski tersedia dalam warna berbeda, Redmi 8A Pro, Redmi 8, dan Redmi 8A sama-sama dibalut layar berukuran 6,22 inci berkualitas HD+ dan juga sudah dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 5
Memori
1. Redmi 8 menawarkan dua opsi: RAM 3 GB + ROM 32 GB dan RAM 4 GB + ROM 64 GB
2. Redmi 8A hanya tersedia dalam varian RAM 2 GB + ROM 32 GB
3. Redmi 8A Pro hadir dalam dua pilihan memori: RAM 2 GB + ROM 32 GB dan RAM 3 GB + ROM 32 GB.
Baterai
Pada dasarnya kapasitas baterai yang disematkan pada tiga anggota keluarga Redmi 8 ini sama, yakni 5.000 mAh. Yang membedakan adalah fitur pengisian daya cepatnya.
Redmi 8 punya fitur fast charging berdaya 18 Watt, Redmi 8A tampil lebih sederhana dengan dukungan pengisian daya cepat 10 Watt, sementara si bungsu, Redmi 8A Pro mendukung teknologi pengisian daya cepat 18 Watt yang diisi dengan menggunakan USB Type-C.
Kamera
Tiga anggota keluarga Redmi 8 sama-sama memiliki kamera depan berkekuatan 8 megapiksel. Yang berbeda adalah kamera utamanya.
Baca Juga: Xiaomi Redmi 8A Pro, HP Seharga Rp 1,6 Juta, Mendarat di Indonesia
1. Redmi 8 tampil dibekali kamera belakang ganda beresolusi 12 MP dan 2 MP
2. Redmi 8A hanya mengandalkan kamera belakang tunggal berkekuatan 12 MP
3. Redmi 8A Pro juga dibekali kamera ganda, yang berkekuatan 13 MP dan 2 MP
Harga
Di antara tiga keluarga Redmi 8, yang paling mahal adalah Redmi 8 dan yang paling murah adalah Redmi 8A. Berikut rinciannya:
1. Redmi 8 dibanderol Rp 1,7 juta (RAM 3 GB + ROM 32 GB) dan Rp 1,8 juta untuk versi RAM 3 GB + ROM 64 GB.
2. Redmi 8A dibanderol Rp 1.350.000.
3. Redmi 8A Pro dijual seharga Rp 1.550.000 (2 GB/32 GB) dan Rp 1.650.000 (3 GB/32 GB).
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan