Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB
Ilustrasi mobil parkir. (X/paulfp)
BACA 10 DETIK
  • Daihatsu menyatakan pada Minggu (20/9/2026) bahwa menyalakan mesin mobil saat parkir menyebabkan pemborosan bahan bakar.
  • Kebiasaan tersebut memicu penurunan kualitas oli mesin, peningkatan suhu, serta risiko overheat pada kendaraan.
  • Pengemudi disarankan mematikan mesin jika menunggu lebih dari lima hingga sepuluh menit untuk efisiensi.

Suara.com - Membiarkan mesin mobil tetap menyala saat parkir menunggu seseorang atau sekadar memanjakan diri dengan sejuknya AC kabin kerap dianggap sepele. Jarum speedometer menunjukkan angka nol dan mobil tidak berpindah tempat, banyak pengemudi beranggapan kebiasaan ini tidak menyedot bensin. Padahal, konsumsi BBM mobil tetap berjalan.

Saat mesin hidup dalam posisi diam, proses pembakaran di dalam silinder tetap berlangsung untuk menjaga putaran mesin (revolutions per minute / RPM) tidak mati. Artinya, setiap detik mobil diam dengan mesin menyala, bahan bakar terus terbuang tanpa menghasilkan jarak tempuh satu meter pun.

Mengutip laman Daihatsu, Minggu (20/9/2026) berikut efek bila tetap menyalakan mobil tetap menyala saat parkir:

Pemborosan Bahan Bakar

Mobil bensin modern berkapasitas standar mengonsumsi sekitar 0,5 hingga 0,8 liter BBM per jam saat idle tanpa AC. Jika AC diaktifkan, angka ini melonjak menjadi 0,7 hingga 1 liter per jam (mesin 1.8L ke atas bahkan bisa melampaui 1 liter per jam).

Penurunan Kualitas Oli Mesin

Mesin yang terus berputar tanpa aliran udara segar dari depan (airflow) membuat suhu ruang mesin meningkat. Gesekan konstan ini mempercepat masa pakai dan degradasi pelumas oli mesin.

Risiko Overheat dan Emisi

Sistem pendingin harus bekerja ekstra keras karena tidak ada terpaan angin alami saat mobil diam. Jika kipas radiator atau pendingin bermasalah, risiko overheat memuncak, di samping bahaya akumulasi gas buang beracun di ruangan tertutup.

Beban Usia Komponen

Busi, injektor, alternator, dan kompresor AC terus berputar tanpa jeda, yang memperpendek umur pakai komponen mekanis tersebut.

Guna menjaga efisiensi bahan bakar dan memperpanjang usia pakai komponen kendaraan, terapkan acuan teknis berikut.

Terkait Batasan Menunggu

Jika perkiraan waktu menunggu lebih dari 5–10 menit, sangat disarankan untuk langsung mematikan mesin kendaraan.

Optimalkan Parkir Teduh

Pilih area parkir yang terhindar dari paparan sinar matahari langsung agar temperatur kabin tetap terjaga tanpa memaksa AC bekerja keras saat mesin dinyalakan kembali.

Manfaatkan Fitur ISS

Aktifkan fitur Idle Stop System (ISS) jika kendaraan Anda sudah dilengkapi teknologi ini, agar mesin mati otomatis saat berhenti sementara.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com