Performa
Di balik tampilan luarnya, jantung pacu Samsung Galaxy M31 diotaki prosesor octa-core Exynos 9611 dengan arsitektur 10 nm. Ini cukup menarik, mengingat chipset ini biasanya ditemukan pada ponsel Samsung untuk segmen menengah ke atas. Dengan ukuran chip yang kecil, konsumsi baterai akan lebih efisien.
Chipset tersebut juga membawa GPU Mali-G72 MP3, kartu grafis kelas medioker yang boleh dibilang moncer untuk mendukung tampilan video ataupun grafis pada game. Pasalnya, GPU ini berbasis pada arsitektur Bifrost generasi ke-2 yang menggunkan teknik pemrosesan seperti MSAA (Multi-Sample Anti-Aliasing) yang diklaim mampu menghasilkan detail yang lebih tinggi di kelasnya.
Selain itu, ada pula teknologi ASTC P(Adaptive Scalable Texture Compression) dan AFBC (Arm Frame Buffer Compresion) yang sanggup melakukan rendering grafik lebih efisien dengan mengurangi konsumsi memori.
Agar tidak lag dan bisa dipakai untuk multitasking, Samsung Galaxy M31 dibekali RAM 6 GB dan memori internal 128 GB yang masih bisa diekspansi hingga 512 GB via MicroSD.
Dalam praktiknya, Suara.com menggunakan game Free Fire untuk menjajal kemampuan kinerja grafis dan chipset Samsung Galaxy M31. Ketika memainkan game battle royale tersebut dengan pengaturan grafis standar, tampilan dan respon layar cukup memuaskan.
Memainkan game besutan Garena tersebut sekitar 20 menit pun, ponsel tidak panas. Selain itu, suara yang dihadirkan ponsel ini cukup baik, mengingat audionya sudah dipersenjatai Dolby Atmos.
Namun ketika settingan grafis dibuat menjadi 'rata kanan', respon yang diberikan mulai lambat dan temperatur suhu di bagian belakang ponsel agak panas, tapi dalam batas yang wajar.
Sementara untuk perangkat lunaknya, ponsel ini sudah menjalankan sistem operasi Android 10 dengan antarmuka One UI 2.0. Untuk teknisnya, aplikasi Geekbench mencatat bahwa ponsel ini punya skor 348 untuk single-core dan 1214 untuk multi-core.
Baca Juga: Nemu Penjual Bantal Bentuk Ikan Asin, Warganet: Tidur Berasa Jadi Liwet
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
AI, Cloud, dan Data Center Terintegrasi Jadi Motor Ekosistem Digital Nasional 2026
-
5 Rekomendasi HP Gaming Rp3 Jutaan dengan Skor AnTuTu Tertinggi
-
21 Kode Redeem FC Mobile Aktif 28 Februari 2026, Ada Paket Ramadan dan Ribuan Gems Gratis
-
Cara Pre Order Samsung Galaxy S26 Series 2026: Cicilan Rp600 Ribuan per Bulan, Nikmati Galaxy AI
-
Ramadan 2026 Makin Canggih: Gemini AI Bantu Atur Puasa, Olahraga, hingga UMKM
-
SHECURE Digital Resmi Diluncurkan, Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Online
-
7 Pilihan HP Sekelas Samsung Galaxy S26: Performa Flagship, Fitur Jempolan
-
19 Kode Redeem FC Mobile 28 Februari 2026, Waktunya Panen Raya Ribuan Permata
-
33 Kode Redeem FF 28 Februari 2026, Celana Angel Ungu dan Topi Jerami Siap Hadir