Suara.com - Sanksi yang diterima oleh Huawei dari pemerintah Amerika Serikat membuat produk terbaru dari Huawei tak bisa lagi memakai layanan Google Play. Meluncur dengan layar OLED jumbo, smart TV Vision X65 dari Huawei ini harus menggunakan sistem operasi selain Android.
Menyasar segmen premium, smart TV anyar dari Huawei mendukung beberapa teknologi canggih.
Untuk pengalaman menonton terbaik, smart TV ini juga menawarkan 14 speaker yang menghasilkan output hingga 75 W.
Sebagai referensi, Huawei telah memasuki pasar smart TV sejak tahun 2019 lalu ketika mereka meluncurkan Honor Vision dan Huawei Vision Smart TV.
Kedua model menggunakan OS Hongmeng (HarmonyOS) milik Huawei yang merupakan OS pengganti Android.
Perusahaan meluncurkan smart TV anyar, Vision X65 dengan teknologi dan hardware yang ditingkatkan karena menyasar segmen premium.
Menurut laporan dari Gizmochina, Huawei Vision X65 mengadopsi bodi ultra tipis dengan ketebalan 24.9 milimeter.
Vision X65 mempunyai kamera pop-up 24 MP yang mendukung video call 1080p pada 30 fps.
Kamera wide-angle 24 MP dilengkapi teknologi Air Gesture sehingga pengguna bisa mengontrol atau melakukan feedback kepada smart TV hanya menggunakan gerakan tangan.
Baca Juga: Smart TV LG Kini Bisa Nikmati Layanan Apple
Smart TV ditenagai chipset Honghu 898 yang dipasangkan dengan RAM 6 GB serta memori internal 128 GB.
Layar sudah dibekali sertifikasi TUV Rheinland sehingga diklaim aman bagi kesehatan mata.
Dikutip dari GSM Arena, Vision X65 sudah dijual secara komersial di China melalui situs JD.com dengan banderol harga 24.999 yuan atau Rp 56,2 juta.
Huawei juga meluncurkan smart TV lain dengan harga yang lebih mirip. Huawei Vision V55i yang dibekali layar LCD 55 inci dengan chipset Honghi 818 dibanderol dengan harga Rp 8,5 juta (RAM 4 GB + memori internal 32 GB).
Masih belum jelas apakah smart TV Huawei Vision X65 akan tersedia secara global, termasuk ke Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur