Suara.com - Pendiri Microsoft Bill Gates menyerukan para pemimpin negara di seluruh dunia untuk bersatu dalam upaya yang lebih kuat memerangi virus Corona (Covid-19).
Gates mendesak pemerintahan melakukan "pendekatan global" dalam melawan virus. Ia juga memperingatkan, jika tidak diawasi virus ini dapat menyebar melalui negara-negara kurang berkembang, kemudian menginfeksi kembali negara maju dalam gelombang mematikan.
Usulan Gates muncul setelah para menteri luar negeri G7 tidak menyetujui komuniksi bersama, setelah Amerika Serikat bersikeras menyebut Covid-19 sebagai virus Wuhan.
Perbedaan ini sangat kontras dengan tindakan para pemimpin setelah krisis keuangan global pada 2008, yang mengambil tindakan cepat untuk mencegah dampak lebih buruk.
"Virus Covid-19 belum menginfeksi banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah. Kami tidak yakin mengapa. Tetapi yang kita tahu adalah bahwa penyakit ini pada akhirnya akan menyebar secara luas di negara-negara ini, dan tanpa bantuan lebih, jumlah kasus dan kematian kemungkinan akan lebih buruk daripada apa yang telah kita lihat sejauh ini," tulis Gates dalam sebuah artikel untuk The Sunday Telegraph.
"Anda tidak harus tinggal di negara berkembang untuk merasa khawatir bahwa ini akan berdampak pada Anda. Bahkan, jika negara-negara kaya berhasil memperlambat penyakit selama beberapa bulan ke depan, Covid-19 dapat kembali jika pandemi masih cukup parah di tempat lain," tambah Gates.
Gates mengatakan, para tenaga medis harus diuji terlebih dahulu dan menerima akses prioritas untuk mendapatkan peralatan perlindungan pribadi (APD) dan menyerukan seluruh negara untuk menyetujui kerangka kerja dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang memprioritaskan penyebaran sumber daya berdasarkan kesehatan masyarakat dan kebutuhan medis.
"Yang pertama adalah memastikan sumber daya untuk memerangi pandemi ini dialokasikan secara efektif, seperti masker, sarung tangan, dan tes diagnostik," jelas Gates, seperti dikutip laman Independent, Senin (13/4/2020).
Gates juga menyerukan agar dana dan sumber daya yang diperlukan tersedia untuk pengembangan vaksin serta mengatakan bahwa G20 juga harus mempertimbangkan cara terbaik untuk membuat dan mendistribusikan ketika vaksin itu tersedia.
Baca Juga: Ilmuwan Sebut Virus Corona Ada Tiga Tipe, Apa Saja?
Gates juga setuju pada saran mantan perdana menteri Gordon Brown yang mengatakan agar dilakukannya pembentukan pemerintahan global sementara untuk bersatu dalam menangani virus Corona.
Menurut Brown, organisasi semacam itu diyakini dapat mengatasi penyebaran virus, mengoordinasikan produksi dan distribusi peralatan penting, dan membantu menangani dampak ekonomi dari pandemi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
32 Kode Redeem FF 4 Februari 2026, Sikat Skin Senjata G18 dan G36
-
Poco F8 Series Resmi Hadir di Indonesia, Naik Kelas Jadi The True Flagship
-
24 Kode Redeem FC Mobile 4 Februari 2026: Cara Klaim Haaland dan Trik Farming 5.000 Permata
-
5 Rekomendasi CCTV Rp200 Ribuan, Praktis Bisa Pantau Lewat HP Kapanpun
-
5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah dengan RAM Besar Terbaik
-
5 Rekomendasi HP Compact Murah Terbaik Februari 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
5 Tablet Murah 1 Jutaan untuk Cucu Nonton YouTube, Tahan Banting dan Baterai Awet
-
7 Rekomendasi Tablet Gaming Murah Anti Nge-Lag, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Konglomerat Indonesia dan Sri Mulyani Disebut-sebut di Epstein Files? Begini Penjelasannya
-
Nasib Borderlands 4 di Nintendo Switch 2: Dibatalkan atau Hanya Jeda?