Suara.com - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep belum lama ini berhadapan dengan Jess No Limit dalam permainan Mobile Legends.
Nampak Jess No Limit bisa membantai habis-habisan Kaesang Pangarep dalam pertandingan, hingga akhirnya membuatnya menyerah.
Momen main bareng antara dua sosok yang kini aktif di YouTube ini direkam dalam sebuah video berjudul 'Pemain cadangan VS publik (Ngobrol sama Jess No Limit)' yang diunggah channel Kaesang di YouTube pada beberapa waktu yang lalu.
Dalam video berdurasi 27 menit dan 56 detik ini, keduanya ngobrol-ngobrol santai sambil memainkan game Mobile Legends. Memulai permainan, keduanya janjian untuk menggunakan hero yang sama yaitu Lancelot.
Mempersiapkan hero main-main serta battle style dan item yang digunakan, keduanya lalu siap bermain langsung. Kaesang Pangarep menggunakan Lancelot tanpa skin apapun.
Beberapa kali, putra bungsu Jokowi ini dibuat pangling dengan item-item yang digunakan Jess No Limit. Sempat kesal karena kalah terus, dirinya lalu memaklumi ketangguhan mantan pro player ini.
"Nggak papa lah, kan mantan pro player kan jago ya, harusnya. Kalau nggak jago nanti diketawain," ucap Kaesang Pangarep.
Sambil bermain game dan berusaha mengalahkan satu sama lain, Kaesang Pangarep dan Jess No Limit berbincang mengenai game kesukaan keduanya masing-masing.
Kaesang Pangarep beberapa kali dibuat bertanya-tanya dengan kemampuan Jess No Limit yang bisa naik level dengan cepat. Berusaha untuk mengalahkan Kaesang Pangarep, Jess No Limit dibuat takut jika tiba-tiba ada Paspampres.
Baca Juga: Kalahkan EVOS, RRQ Sukses Juarai MPL Season 5
"Kalau aku menang nggak ada Paspampres kan?" ujar Jess No Limit yang langsung dibantah oleh Kaesang Pangarep.
Diselingi dengan obrolan keduanya, game Kaesang Pangarep dan Jess No Limit berlangsung sengit. Di akhir video, Kaesang Pangarep harus mengakui ketangguhan mantan pro player ini. Dibantai habis-habisan, Kaesang Pangarep akhirnya menyerah dan kalah.
Di akhir video, Kaesang Pangarep lalu bertanya mengenai apakah Jess No Limit akan kembali ke dunia game profesional atau tidak. Untuk pertanyaan ini, Jess No Limit mengaku dirinya belum ingin kembali dan ingin fokus untuk berbisnis.
Hingga artikel ini dibuat, unggahan video main bareng antara Kaesang Pangarep dan Jess No Limit yang diunggah di channel YouTube Kaesang ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 192 ribu kali.
Itulah keramaian pertandingan Mobile Legends Kaesang Pangarep dan Jess No Limit. Bagaimana perndapat Anda tentang keduanya? (HiTekno.com).
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien