Suara.com - GrabHealth dan Good Doctor, pada Kamis (23/4/2020) mengumumkan akan memperluas program tes Covid-19 grastis, baik melalui mekanisme rapid test maupun PCR/swab, kepada para tenaga medis dan mitra pengemudi Grab di 8 kota.
Selain di Jakarta, layanan tes Covid-19 gratis akan bisa dinikmati tenaga medis dan mitra pengemudi Grab di Bekasi, Bogor, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar.
Managing Director Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana mengatakan langkah Grab ini mengikuti kebijakan pemerintah yang sedang menggalakkan tes Covid-19.
Sejak awal April, jelas Grab, kasus Covid-19 di Indonesia telah meningkat sebanyak 3 kali lipat dan provinsi di luar Jakarta menyumbang hampir 40% dari kasus positif.
"Ini mendorong kami untuk menargetkan peningkatan kapasitas hingga 5,000 tes dan memperluas program rapid dan PCR test gratis ini ke 8 kota tambahan lainnya. Program tetap berfokus pada tenaga kesehatan di garda terdepan dan juga mitra pengemudi Grab sebagai dua kelompok yang paling membutuhkan fasilitas ini," ujar Danu.
Secara terpisah, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan bahwa perluasan rapid test Covid-19 ini diupayakan meluas secara nasional agar bisa melindungi kesejahteraan serta kesehatan mitra pengemudi mereka.
"Kami memahami bahwa mitra Grab telah beroperasi untuk mendukung mobilitas penduduk di berbagai daerah dan itulah mengapa rapid test ini diperlukan sebagai bagian dari kesiapan Grab Indonesia untuk melindungi kesehatan dan keselamatan mereka dan masyarakat yang mereka layani," ungkap Neneng.
Good Doctor dan GrabHealth menargetkan untuk memberikan rapid test dan PCR test Covid-19 gratis kepada 5.000 tenaga kesehatan dan mitra pengemudi Grab di total 9 kota, yang tersebar di 8 provinsi, termasuk DKI Jakarta, hingga pertengahan Mei 2020.
Perluasan rapid dan PCR test yang diberikan kepada tenaga kesehatan maupun mitra pengemudi akan dimulai serentak pada 27 April 2020 dengan periode pendaftaran dibuka sejak 23 April 2020. Untuk registrasi melalui konsultasi dapat dilakukan setiap hari Senin-Jumat, pukul 08.00-12.00.
Baca Juga: Tokopedia, OVO, dan Grab Bagi-bagi THR Selama Pandemi Covid-19, Siapa Mau?
Bagi tenaga kesehatan dan mitra pengemudi yang ingin mendaftarkan diri untuk program ini dapat masuk ke aplikasi Grab dan memilih layanan 'Kesehatan' untuk berkonsultasi dengan mitra dokter Good Doctor dan melalui proses skrining. Konsultasi ini penting sebagai skrining menentukan tingkat risiko Covid-19.
Hanya mereka yang berisiko sedang atau tinggi yang dapat mengikuti program rapid dan PCR test gratis ini. Kabar baiknya, semua biaya untuk pengadaan peralatan dan melakukan rapid dan PCR test akan ditanggung sepenuhnya oleh Good Doctor dan GrabHealth.
Berita Terkait
-
Skema Potong Komisi Langsung Dinilai Bikin Pendapatan Ojol Lebih Transparan
-
Grab Perkuat Teknologi Keselamatan Transportasi Online, AI hingga AudioProtect Plus
-
Promo Diskon Grab Sepanjang Agustus 2026, Syaratnya Jadi Nasabah BRI
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Komisi Ojol 8% Berlaku, Pendapatan Naik? Ini Kata Driver Ojol!
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali