Suara.com - PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) mengajak seluruh pelanggannya untuk bahu membahu membantu tenaga medis Indonesia melawan COVID-19 dengan membuka kanal donasi dalam bentuk paket data KitaBersatu.
Paket data KitaBersatu dari Tri dijual seharga Rp 10.000 dan dari setiap pembelian, Rp 1000 akan didonasikan untuk upaya penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.
“Kami ingin mengajak seluruh pelanggan Tri bersama-sama ambil bagian dalam upaya penanganan pandemi ini. Kami harap program KitaBersatu dapat memudahkan para pelanggan kami berkontribusi,” ujar Chief Executive Officer 3 Indonesia Cliff Woo dalam keterangan resminya, Jumat (24/4/2020).
Nantinya, Tri akan menyalurkan seluruh donasi dari pelanggan melalui lembaga Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) UNICEF yang tengah aktif terlibat dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
UNICEF saat ini menitikberatkan upaya mereka pada penyediaan perlengkapan medis bagi tim medis yang menangani pasien Covid-19 di 132 Rumah Sakit Rujukan di Indonesia.
“UNICEF berterima kasih kepada 3 Indonesia karena telah bergerak untuk menyikapi situasi pandemi ini dengan semangat gotong royong," kata Chief of Private Fundraising and Partnerships UNICEF, Gregor Henneka.
Periode penggalangan dana KitaBersatu akan berlangsung selama dua bulan dimulai dari 6 April 2020 sampai dengan 6 Juni 2020. Selain kesempatan untuk berdonasi, paket data KitaBersatu memberikan pelanggan kuota 1,1GB dan 20 menit telepon gratis ke sesama pengguna 3 dengan masa aktif 7 hari.
Pembelian paket data KitaBersatu dapat dilakukan melalui aplikasi Bima+, menu USSD *123# , atau melalui layanan pengiriman paket data KiKiDa.
Baca Juga: Lelang Gaun untuk Donasi Covid-19, Gwyneth Paltrow Malah Kena Nyinyir
Berita Terkait
-
Gempa Flores Ganggu Layanan Indosat, IM3 dan Tri Masih Dalam Proses Pemulihan
-
Investasi Hilirisasi Minerba Tembus Rp206,5 Triliun, ESDM: Ekonomi Mulai Bergeser dari Jawa
-
Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Pasien BPJS Mengantre 8 Jam di IGD, Menkes Budi Gunadi Merasa Gagal
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata
-
Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali