- Sepuluh tenaga kesehatan menerima sanksi tegas setelah merundung almarhum Yurizal Tri Chaerawan di platform Threads pada Juli 2026.
- Pasien BPJS Kesehatan tersebut sempat mengeluhkan lambatnya pelayanan sebelum meninggal dunia pada 31 Juli 2026 di rumah sakit.
- Sanksi berupa pemecatan hingga pengunduran diri dijatuhkan karena komentar nirempati para nakes melanggar sumpah profesi kesehatan.
Suara.com - Tindakan tidak etis di media sosial kembali memakan korban karier profesional. Sejumlah dokter dan tenaga kesehatan (nakes) harus menerima sanksi tegas—mulai dari skorsing, pemecatan, hingga pengunduran diri—setelah melontarkan komentar sinis dan nirempati terhadap seorang pasien BPJS Kesehatan, almarhum Yurizal Tri Chaerawan, di platform Threads.
Berdasarkan catatan Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), sedikitnya terdapat 10 nama tenaga medis yang teridentifikasi terlibat dalam perundungan siber tersebut.
Kasus ini memicu kemarahan publik, mengingat sang pasien akhirnya meninggal dunia pada 31 Juli 2026 setelah sempat mengeluhkan lambatnya penanganan medis.
Awal Mula Kejadian dan Ironi Pelayanan
Kasus ini bermula ketika almarhum Yurizal mencurahkan keluhannya di Threads terkait lamanya antrean ruang perawatan.
"8 jam belum dapat ruangan, Gamau spill RS nya, soalnya gue pake BPJS." tulis Yurizal kala itu.
Alih-alih mendapatkan empati, keluhan tersebut justru direspon dengan nada ejekan oleh sejumlah netizen, termasuk oknum tenaga kesehatan.
Tindakan ini memicu reaksi keras dari warganet, berujung pada pelacakan identitas (doxxing) para nakes yang berkomentar buruk, hingga akhirnya pihak instansi dan rumah sakit tempat mereka bernaung turun tangan.
dr. Benny Sihombing Resmi Undur Diri dari RSUD Ruteng
Baca Juga: KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil
Kabar terbaru datang dari dr. Benny Christian Sihombing, dokter di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kariernya di rumah sakit tersebut resmi berakhir setelah ia melontarkan komentar fatal yang menyuruh almarhum Yurizal pindah ke ruang jenazah yang kosong.
Direktur RSUD Ruteng, Oktavianus Yanuarius, mengonfirmasi bahwa dr. Benny telah mengajukan permohonan pengunduran diri pada Kamis (6/8/2026). Surat tersebut langsung diterima dan disetujui oleh rumah sakit pada Jumat (7/8/2026).
"Permohonannya diterima rumah sakit. Jadi sejak kemarin yang bersangkutan tidak lagi bekerja di RSUD Ruteng. Kami berharap polemik ini tidak mengganggu pelayanan, dan kami selalu menerima kritik untuk pembenahan internal dari segala keterbatasan yang ada," tegas Oktavianus.
Daftar Nakes yang Mendapat Sanksi Tegas
Selain dr. Benny, instansi kesehatan di berbagai daerah telah menjatuhkan sanksi kepada para nakes yang terbukti melanggar etika publik. Berikut rinciannya:
1. Sanksi Pemecatan / Putus Kerja Sama
Berita Terkait
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
-
Pasien BPJS Mengantre 8 Jam di IGD, Menkes Budi Gunadi Merasa Gagal
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
4 Perbedaan Jam Tangan Seiko 5 dan Seiko Prospex, Bukan Cuma Desainnya
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Pesan Tegas Sudaryono ke Kader Gerindra Semarang: Jangan Cuma Duduk di Kantor, Turun ke Rakyat!
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Indonesia-Brasil Jajaki PTA Mercosur, Pintu Masuk Produk RI ke Pasar Amerika Latin Terbuka
-
Review The Price of Confession: Kisah Misteri Gelap Penjara Korea Selatan!
-
Aturan EUDR Mengancam Kopi Indonesia? Ini Strategi Kesiapan Petani Menembus Pasar Global
-
Pasar dan Investasi Jadi Bidikan, Indonesia Sambut Strategi Ekonomi BRICS 2030
-
Gedung Bapenda Terbakar, Pramono Anung Jamin Pengaturan Lalu Lintas Jakarta Tetap Aman
-
15 Pantun Hari Pramuka Lucu Ini Dijamin Bikin Suasana 14 Agustus Makin Meriah!