Suara.com - Seorang ahli kesehatan mengatakan bahwa suhu atau temperatur panas dan sinar Matahari, dapat membantu memperlambat penyebaran virus Corona baru (Covid-19). Pernyataan tersebut disampaikan pada pengarahan gugus tugas virus Corona Gedung Putih pada Kamis (23/4/2020).
"Jika Anda melihat virus Corona sebagai rantai dengan banyak tautan, kami telah mengidentifikasi beberapa tautan lemah dalam rantai tersebut menurut penelitian yang telah dilakukan," ucap William Bryan dari Direktorat Sains dan Teknologi di Departemen Keamanan Dalam Negeri.
Bryan mencatat bahwa suhu panas, kelembaban, sinar Matahari, dan sinar UV mungkin menjadi kelemahan dalam rantai virus tersebut.
Para peneliti di National Biodefense Analysis and Countermeasures Center telah mempelajari biologi virus sejak Februari. Dilansir laman IFL Science, Senin (27/4/2020), Bryan mengatakan ada bukti bahwa sinar UV dapat "membunuh" virus ketika kontak langsung.
"Pengamatan kami yang paling mencolok hingga saat ini adalah efek kuat yang dimiliki cahaya Matahari untuk membunuh virus, baik permukaan maupun udara. Kami telah melihat efek yang serupa dengan suhu panas dan kelembaban juga, di mana peningkatan suhu dan kelembaban atau keduanya umumnya kurang menguntungkan terhadap virus," tambah Bryan.
Ada tiga bentuk umum radiasi UV di bawah sinar Matahari, yang dicatat oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat, yaitu UVA, UVB, dan UVC. Menurut Juan Leon, seorang ahli virologi, mengatakan jenis yang terakhir paling berbahaya karena kemampuannya untuk menghancurkan bahan genetik.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan bahwa beberapa sinar UV mungkin merupakan kandidat yang baik untuk menghancurkan beberapa patoden dan virus Corona yang terkait dengan Covid-19.
Meski begitu, bukan berarti bahwa virus Corona akan hilang begitu saja selama bulan-bulan di musim panas.
Di sisi lain, semakin banyak bukti mengkonfirmasi hubungan antara suhu yang lebih tinggi dan tingkat penularan virus Covid-19 yang lebih rendah, tetapi para ahli memperingatkan bahwa hubungan ini tidak perlu diperdebatkan apakah suhu panas atau sinar UV yang membunuh virus.
Baca Juga: Absurd, Penampakan Puding Ikan Asin Ini Bikin Warganet Geli
Bryan menambahkan bahwa bulan-bulan di musim panas adalah kesempatan masyarakat global untuk maju. Walau suhu panas, kelembaban, dan sinar Matahari berpotensi untuk membunuh virus Corona, tetapi Bryan mengatakan untuk tetap patuh pada peraturan WHO seperti menjaga jarak fisik dan mencuci tangan dengan sabun.
Berita Terkait
-
Berjemur di Bawah Sinar Matahari Bisa Membunuh Virus? Ini Faktanya!
-
Bisa Bunuh Corona Covid-19, Ini 8 Manfaat Lain Sinar Matahari, Menakjubkan!
-
Keren! Astronom Bagikan Penampakan Matahari Paling Detail
-
Berjemur di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Lho!
-
Sering Terpapar Sinar Matahari Bikin Suasana Hati Lebih Bahagia
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mobil Klasik Jadi Hadiah di Event Forza Horizon 6, Ada Tips Khususnya
-
6 HP 3 Jutaan Terbaik 2026 Gaming: Chip Kencang, Ada Pilihan David GadgetIn
-
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026
-
Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake
-
Asus ROG Tetapkan Standar Baru Handheld Gaming PC lewat Xbox Ally X20 Berlayar OLED
-
Kenapa Kualitas Kamera HP Terasa Menurun Seiring Berjalannya Waktu? Ini Penjelasannya
-
2 Rekomendasi HP Kamera Optical Zoom, Ketahui Bedanya dengan Digital Zoom
-
5 HP Midrange dengan Kamera Terbaik untuk Video Sinematik, Hasil Stabil dan Warna Dramatis
-
Pertamax dan Pertalite Trending, Publik Keluhkan Antrean Panjang serta Dampak BBM Mahal
-
Pesaing Redmi K Pad 2, Honor Siapkan Tablet Gaming dengan Chip Flagship