Suara.com - NASA telah memilih tiga perusahaan untuk mengembangkan pendarat Bulan baru yang akan membawa para astronot ke permukaan Bulan pada tahun 2024.
Badan antariksa nasional Amerika Serikat itu mengumumkannya pada 30 April dan resmi memberikan kontrak kepada SpaceX, Blue Origin, dan Dynetics untuk merancang dan membangun sistem pendaratan manusia di Bulan dalam program Artemis.
"Ini adalah pertama kalinya sejak era Apollo bahwa NASA memiliki dana langsung untuk sistem pendaratan manusia dan sekarang kami memiliki perusahaan yang dikontrak untuk melakukan pekerjaan demi program Artemis," ucap Jim Bridenstine, Administrator NASA, seperti dikutip dari Space.com.
Kerja sama dengan ketiga perusahaan itu diberikan di bawah program Next Space Technologies for Exploration Partnerships (NextSTEP-2) NASA yang berisi kontrak senilai total 967 juta dolar AS selama 10 bulan masa kerja.
SpaceX tengah mengembangkan kendaraan Starship yang akan membantu menjajah Mars dan memungkinkan berbagai eksplorasi ambisius lainnya. Starship akan meluncur dari Bumi di atas roket Super Heavy.
Blue Origin akan memimpin beberapa mitra seperti Lockheed Martin, Northrop Grumman dan Draper untuk membangun sistem tiga tahap yang mencakup descent vehicle, ascent vehicle dan transfer stage. Sedangkan Dynetics akan membangun sistem dua tahap.
NASA akan bekerja dengan ketiga perusahaan ini selama 10 bulan dan melakukan peninjauan untuk menentukan perusahaan mana yang akan melakukan misi demonstrasi lebih dulu. NASA juga akan memilih satu atau dua perusahaan untuk mematangkan sistem dan menerbangkan misi pengujian tambahan.
Peluncuran program Artemis sendiri berfokus pada kapsul kru Orion NASA dan roket Space Launch System (SLS) yang akan diluncurkan dari Bumi. NASA juga berencana untuk membangun stasiun luar angkasa kecil di orbit Bulan yang disebut Gateway.
NASA memandang program Artemis sebagai batu loncatan yang akan membawa manusia menuju penjelajahan di Mars pada tahun 2030-an.
Baca Juga: 6 Langkah Rawat Mobil Saat Akhir Pekan di Rumah Aja
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan