Suara.com - A Space for the Unbound, game buatan Indonesia yang bersiap untuk memasuki pasar dunia. Kabar paling baru, game indie ini akan rilis ke berbagai platform.
Seperti diberitakan sebelumnya, game buatan Indonesia tersebut telah meluncurkan prolog di Steam. Game penuhnya sendiri masih dalam pengembangan Mojiken Studio.
Dikutip HiTekno.com dari Gematsu, majalah Jepang, Famitsu melaporkan kalau A Space for the Unbound akan meluncur ke berbagai macam platform.
Game buatan Indonesia ini akan meluncur ke PlayStation 4, Xbox One, dan Nintendo Switch menyusul versi game PC di Steam.
Peluncuran A Space for the Unbound ini berada di bawah naungan publisher asal Jepang, Chorus Worldwide.
Sedangkan di Steam, game PC garapan Mokiken Studio ini di bawah naungan Toge Production, publisher game asal Indonesia juga.
A Space for the Unbound sendiri mengusung gaya paxel art 2D. Dan memberikan nuansa yang sangat Indonesia secara visual.
Anda akan disuguhkan keramian warga, hansip dengan seragam hijaunya, kompleks pemukiman warga, hingga ibu-ibu bergosip.
Sebuah cerita tentang mengatasi kecemasan, depresi, dan hubungan antara anak laki-laki dan seorang gadis dengan kekuatan gaib.
Baca Juga: Citampi Stories, Game Buatan Indonesia dengan Alur Cerita Rumit
Game buatan Indonesia ini juga menawarkan kedalaman cerita yang terasa sangat Indonesia. Jika penasaran, bisa menjajal prolognya dulu.
Untuk saat ini, Anda bisa mendapatkan game PC A Space for the Unbound - Prologue di Steam yang bisa dimainkan secara gratis.
Namun untuk versi lengkapnya, atau versi finalnya, game buatan Indonesia ini masih membutuhkan waktu lebih lama lagi.
Di Steam, Mojiken Studio maupun Toge Production masih belum mengungkap tanggal pasti peluncuran dari A Space for the Unbound.
Sama seperti versi game PC, versi PlayStation 4, Xbox One, maupun Nintendo Switch juga belum memberikan tanggal pasti peluncurannya.
Kita tunggu saja seperti apa nantinya A Space for the Unbound ini. Apakah Anda juga menunggu game buatan Indonesia ini? [HiTekno.com].
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI