Suara.com - Seekor monyet menyerang seorang staf laboratorium pada sebuah universitas di India dan mencuri sampel darah milik tiga orang pasien Covid-19, wabah yang dipicu oleh infeksi virus corona baru Sars-Cov-2. Insiden itu dikhawatirkan memperluas penyebaran Covid-19 di negara tersebut.
Peristiwa itu berhasil direkam oleh staf laboratorium yang menjadi korban menggunakan ponsel. Dalam rekaman, yang diunggah ke media sosial, terlihat monyet itu membawa hasil curiannya ke atas sebuah pohon dan mencoba mengunyah sarung tangan laboratorium yang dicurinya.
Peristiwa pencurian itu terjadi di laboratorium milik Lala Lajpat Rai Memorial Medical College, negara bagian Uttar Pradesh pekan ini, tetapi baru diumumkan oleh pemerintah India pada Jumat (29/5/2020).
Akibatnya publik kini risau insiden itu bisa memperluas penyebaran Covid-19 di India, bukan saja ke manusia tetapi juga ke monyet-monyet di negara tersebut. Di India monyet diketahui hidup berdampingan dengan manusia di pemukiman atau perkotaan.
Adapun jumlah kasus positif Covid-19 di Uttar Pradesh hingga Jumat sudah mencapai 7.170.
Covid-19 diketahui bisa menular dari manusia ke binantang. Pada April lalu sejumlah harimau dan singa dalam kebun binatang di New York, Amerika Serikat diketahui terinfeksi Covid-19 dari pekerja di fasilitas tersebut.
Sementara anjing dan kucing juga diketahui bisa terinfeksi Covid-19 dan kasusnya tercatat sudah terjadi di AS, Eropa, dan Hong Kong. Dalam uji coba calon vaksin Covid-19, para ilmuwan bereksperimen menggunakan monyet dan terbukti virus corona bisa menginfeksi binatang tersebut.
Meski demikian para ilmuwan mengatakan belum ada bukti virus corona baru Sars-Cov-2 bisa menular dari sampel darah pasien. Mereka juga mengingatkan bahwa yang diambil oleh monyet itu adalah darah, bukan sampel cairan dari hidung atau mulut pasien.
Kini pemerintah India sedang menyelidiki insiden tersebut. Staf laboratorium yang jadi korban pencurian ini kini diminta melaporkan secara tertulis, bagaimana ia bisa dikelabui oleh seekor monyet dan mengapa, alih-alih berusaha meminta bantuan, ia malah merekam aksi monyet tersebut. [Live Science]
Baca Juga: Sukses Dicoba ke Tikus, Thailand Uji Vaksin Covid-19 Pada Monyet
Berita Terkait
-
Buruh India 'Gali Kuburan Sendiri', Ajari Robot AI untuk Gantikan Posisi Pekerjaan Mereka
-
Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus