Pemeriksaan Armada Tuntas, Seluruh Perjalanan KRL Jabodetabek Kembali Normal!

Senin, 21 September 2026 | 10:42 WIB
Ilustrasi-Sejumlah penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bojonggede terlihat antre. [Bogordaily.net]
BACA 10 DETIK
  • KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan per hari ini Senin, 21 September 2026.
  • Pemulihan layanan terjadi lebih cepat setelah rangkaian KRL selesai menjalani pemeriksaan menyeluruh.
  • Empat perjalanan di lintasan Bogor dapat kembali beroperasi sejak Sabtu, 19 September 2026.

Suara.com - Layanan Commuter Line Jabodetabek kembali berangsur normal. Mulai Senin (21/9/2026), KAI Commuter mengoperasikan total 1.065 perjalanan per hari setelah empat perjalanan di lintasan Bogor kembali dijalankan.

Pemulihan layanan ini terjadi lebih cepat dari proyeksi awal.

Penyesuaian jadwal yang sebelumnya diperkirakan berlangsung hingga 30 September 2026 kini mulai dipulihkan setelah satu rangkaian KRL seri CLI 225 selesai menjalani pemeriksaan menyeluruh atau General Check Up (GCU).

Rangkaian tersebut kembali beroperasi sejak Sabtu (19/9/2026), sehingga empat perjalanan di lintasan Bogor dapat kembali dioperasikan.

“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sistem hingga komponen utama sarana, untuk memastikan aspek keselamatan, keandalan, dan menjaga fungsi kereta tetap dalam kondisi optimal,“ tulis keterangan Commuter Line.

Sebelumnya, KAI Commuter harus melakukan penyesuaian jadwal setelah 17 perjalanan dibatalkan sejak awal September. Kebijakan tersebut dilakukan untuk memberi ruang bagi perawatan armada secara intensif.

Pengurangan frekuensi perjalanan sempat berisiko meningkatkan kepadatan penumpang, terutama di lintasan Bogor yang menjadi salah satu jalur tersibuk.

Untuk mengantisipasinya, KAI Commuter sebelumnya melakukan rekayasa peredaran armada dengan mengoperasikan 13 perjalanan tambahan di jalur Bogor pada Kamis (10/9/2026).

“Langkah ini diambil dengan melakukan pengaturan pola peredaran sarana

Namun, pemulihan layanan di lintasan Bogor belum sepenuhnya mengakhiri dampak penyesuaian armada.

Perputaran rangkaian KRL masih berimbas pada layanan kereta bandara karena lintas Tanjung Priok saat ini masih menggunakan rangkaian Commuter Line Basoetta.

Meski demikian, KAI Commuter menegaskan perawatan armada tetap menjadi prioritas untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan andal.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com