Suara.com - Wallpaper berbahaya yang bisa membuat HP Android crash belum lama ini membuat netizen geger. Jika terlanjur mencoba, begini cara mengatasinya.
Sekilas, tidak ada yang berbeda atau aneh dengan penampakan wallpaper HP berbahaya tersebut. Pemandangan yang indah memang membuat wallpaper ini menarik untuk digunakan.
Sayangnya, wallpaper indah tersebut justru menjadi teror bagi netizen yang ingin menggunakannya. Wallpaper HP ini disebut berbahaya karena mampu membuat HP Android Anda crash dan tidak bisa digunakan.
Kabar mengenai wallpaper berbahaya ini mencuri perhatian pertama kali usai diungkap oleh akun Twitter @UniverseIce pada Minggu (31/5/2020) lalu.
Memberikan peringatan keras, akun Twitter ini mengunggah foto wallpaper HP tersebut. Dirinya menyebutkan jika wallpaper tersebut sebaiknya tidak digunakan karena bisa membuat HP dengan merek Samsung menjadi crash.
Untuk itu, para pengguna HP Android diharapkan menjaui wallpaper dengan gambar pemandangan tersebut.
Jika mendapatkannya, jangan dibuka terlebih dipakai sebagai wallpaper. Ini bisa membahayakan HP Android.
Walaupun sudah diperingatkan, netizen rupanya masih mencoba menjadikan gambar ini sebagai wallpaper HP. Alhasil, berbagai laporan terkait HP Samsung yang mengalami crash lalu marak beredar.
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi HP crash akibat wallpaper HP berbahaya tersebut.
Baca Juga: Wallpaper Danau Bikin HP Android Hang, Ini Alasannya
Menurut akun @gadtorade, wallpaper HP berbahaya ini kemungkinan membawa kode yang mengacaukan java run time.
PERINGATAN: cara ini akan menghapus data-data dan pengaturan hingga aplikasi yang ada di HP Android Anda. Karena cara ini akan melakukan reset factory yang mengembalikan HP Android ke pengaturan pabrikan.
Saat HP Android Anda khususnya Samsung mengalami crash, Anda bisa menekan tombol power dan memilih 'off' hingga HP dalam keadaan mati.
Kemudian, pilih volume up dan tombol power secara berbarengan untuk masuk ke Bootloader.
Dengan mengandalkan tombol volume, Anda bisa memilih untuk menghapus data atau hanya menghapus cache partition. Kedua pilihan ini berujung menghilangkan seluruh data pribadi yang tersimpan di HP Anda.
Atau dengan kata lain, Anda telah melakukan reset factory yang menghilangkan semua data, pengaturan, aplikasi yang terinstal di HP Android.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 HP Infinix dengan Kamera 0,5 Mirip iPhone, Harga Rp3 Jutaan
-
Turnamen Esports Berbasis Cyber Security Resmi Diumumkan
-
27 Kode Redeem FC Mobile 16 April 2026, Ambil Kompensasi Bug Sekarang
-
42 Kode Redeem FF Free Fire Spesial Diskon 16 April 2026, Cek Bocoran MP40 Cobra Rilis Lagi
-
5 Smartwatch dengan Desain Kekinian, Tak Jadul, dan Fitur Lengkap Buat Gen Z Aktif
-
Honor Uji HP Baru dengan Baterai 11.000 mAh, Terbesar di Kelasnya
-
Tak Semahal Anggaran Pemkab Blora, Segini Harga CapCut dan Canva Pro 2026
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Redmi R70 dan R70m Debut dengan Baterai Jumbo, Andalkan Chipset Unisoc