Suara.com - SpaceX sukses membawa dua astronot NASA mencapai orbit dengan mengendarai kapsul Crew Dragon yang diantarkan roket Falcon 9 milik SpaceX. Dalam peluncuran yang terjadi pada Sabtu (30/5/2020), ada benda unik yang dibawa di dalam kapsul Crew Dragon, yaitu boneka dinosaurus yang berkelap-kelip.
Rupanya, boneka dinosaurus ini bukan hanya sebuah boneka mewah tetapi memiliki peran penting dalam peluncuran astronot.
Ada tradisi di dalam pesawat luar angkasa yang mengangkut manusia untuk menjalankan misi, seperti membawa boneka atau mainan. Ini disebut sebagai "indikator gravitas nol" selama perjalanan menuju luar angkasa.
Alih-alih menggunakan teknologi yang lebih canggih, boneka atau mainan ini berguna sebagai indikator gravitasi nol. Ketika boneka atau mainan mulai mengapung, itu memperingatkan para astronot bahwa pesawat telah berhasil lolos dari tarikan gravitasi Bumi.
Dalam video klip yang beredar, boneka dinosaurus itu terlihat mengapung ke arah astronot Bob Behnken sekitar 10 menit setelah peluncuran dari pangkalan antariksa di Florida, Amerika Serikat.
"Seperti yang kita lihat, indikator gravitasi nol kami mengambang di sekitar sana," kata seorang komentator NASA selama liputan langsung peluncuran ketika boneka dinosaurus muncul dan mengapung, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (3/6/2020).
Peluncuran misi awak pertamanya ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) ini mengirim dua astronot bernama Doug Hurley dan Bob Behnken.
Setelah terpisah dari Falcon 9, kapsul Crew Dragon melanjutkan perjalanannya di orbit untuk menuju ISS.
Saat dalam perjalanan, kedua astronot NASA ini beberapa kali berkomonukasi dengan pusat kendali menceritakan kondisi mereka.
Baca Juga: Bikin Gemas, Monyet di India Lakukan Sosial Distancing saat Diberi Makan
Berita Terkait
-
Rusia Heran, Amerika Kok Girang SpaceX Sukses Bawa Astronot ke Antariksa
-
SpaceX Sukses Antarkan Dua Astronot NASA ke ISS
-
Capai Orbit, Astronot NASA Bagikan Seperti Apa Kabin Crew Dragon
-
Sukses, SpaceX Kirim Astronot NASA ke Orbit
-
SpaceX Kembali Coba Antar 2 Astronot Amerika Serikat ke ISS Pagi Nanti
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Tanpa Ribet, Ini Cara Install Aplikasi Google di Tablet Huawei
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Gojek dan Grab Terapkan Kebijakan Baru Mulai 1 Juli 2026
-
HP Vivo Rp1 Jutaan Seri Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik untuk Multitasking Stabil
-
7 Laptop dengan Baterai Paling Awet, Tetap Produktif saat Mati Listrik
-
Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud
-
Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber
-
Musisi Global Siap Buka Kompetisi Esports World Cup 2026 di Paris
-
Kolaborasi Ini Siapkan Teknologi Intel 14A untuk Chip AI, HPC, dan Smartphone Generasi Baru
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Meta Glasses Resmi Meluncur, Harga Mulai Rp5 Jutaan, Siap Tantang Pasar Kacamata AI