"Keberhasilan pesawat ruang angkasa Cygnus kami dan lini produksi aktifnya membantu memungkinkan Northrop Grumman untuk mengirimkan modul HALO," kata Steve Kerin, wakil presiden, satelit sipil dan komersial, Northrop Grumman.
HALO adalah elemen penting dalam eksplorasi jangka panjang luar-dalam NASA, dan tim program HALO akan melanjutkan pekerjaannya dalam membangun dan mengirimkan modul ini dalam kemitraan dengan NASA.'
Kontrak kedua, yang nilainya belum dikonfirmasi, akan diumumkan pada akhir 2020, yang akan membuat Northrop Grumman membangun dan merakit HALO.
Ini akan memungkinkannya untuk diintegrasikan dengan kekuatan Gateway dan elemen propulsi sebelum diluncurkan pada 2023, sebelum pendaratan permukaan bulan manusia berikutnya.
Menurut NASA, keputusan untuk mengintegrasikan unsur-unsur di lapangan sebelum peluncuran 'mengurangi risiko dan risiko teknis'.
Badan itu mengatakan pihaknya meningkatkan kemungkinan keberhasilan misi dengan menghilangkan kebutuhan untuk dua elemen untuk berlabuh di orbit di sekitar Bulan.
Gerbang bulan sedang dibangun oleh NASA tetapi merupakan proyek internasional, dengan elemen desainnya berasal dari Badan Antariksa Eropa, Badan Antariksa Kanada dan Badan Antariksa Jepang.
Juga akan ada 'muatan dari komunitas penelitian kami,' kata Dan Hartman, manajer program Gateway di Johnson Space Center di Houston.
"Rencana baru untuk mengintegrasikan dua elemen Gateway menunjukkan kemampuan agensi dan mitra kami untuk menjadi fleksibel dan menilai kembali rencana sesuai kebutuhan. Dengan meluncurkan elemen bersama-sama, kami dapat secara signifikan mengurangi profil risiko Gateway dan meningkatkan efektivitas biaya," kata Hartman.
Baca Juga: Pengguna Google Chrome Bisa Dapatkan Rp 70 Juta, Begini Caranya
Berita Terkait
-
Hari Ini Asteroid Setara 4 Tugu Monas Lewat Dekat Bumi
-
NASA Deteksi Suar Surya, Masa Matahari Lockdown Berakhir?
-
Ramai Suit SpaceX, Netizen: Duta Sheila on 7 Juga Pernah Punya Suit Keren
-
Deteksi Semburan Terbesar, NASA Sebut Matahari Menjadi Lebih Aktif
-
Rusia Heran, Amerika Kok Girang SpaceX Sukses Bawa Astronot ke Antariksa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
3 Perangkat iQOO Siap Meluncur: Ada Pesaing POCO X8 Pro Max dan Tablet Anyar
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo
-
35 Kode Redeem FC Mobile Aktif 7 Mei 2026, Klaim Star Shards dan Pemain OVR Tinggi
-
Makin Sengit, Honor dan Redmi Bersaing Rilis HP Baterai Jumbo hingga 12.000 mAh
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
6 HP Midrange Terbaru Gahar Bersiap ke Indonesia: RAM 12 GB, AnTuTu Tembus 3 Juta
-
Bocoran Assassin's Creed Invictus Dibantah Ubisoft: Drama Kebenaran di Era AI
-
Xiaomi Unggah Teaser Redmi S: Kasta Misterius, Setara POCO X Series?
-
Adu Inovasi Negara Berkembang! BRICS Industrial Innovation Contest 2026 Resmi Dimulai
-
7 HP Snapdragon Terbaru yang Masuk Indonesia 2026, Spek Premium dan Performa Ngebut