Suara.com - Pasar OLED ternyata mengalami banyak permintaan selama kuartal pertama 2020. Berdasarkan data riset dari Strategy Analytics, Samsung Display menjadi yang terdepan pada industri layar HP selama kuartal pertama 2020 berkat melesatnya permintaan layar OLED.
Menurut laporan, pendapatan keseluruhan yang dihasilkan telah meningkat sebesar 3 persen YoY (Year over Year).
Selama kuartal pertama 2020, Samsung Display dikabarkan telah menghasilkan 9 miliar dolar AS atau Rp 141 triliun.
Riset dari Strategy Analytics mengungkapkan bahwa OLED memimpin pasar karena permintaaan konsumen yang cukup tinggi.
Sementara panel LCD justru menghadapi kelebihan pasokan karena mengalami penurunan permintaan.
Karena Samsung Display merupakan produsen OLED terbesar di dunia, kondisi di atas membuat keuntungan perusahaan semakin besar.
Sebagai informasi, berkat permintaan tinggi untuk layar OLED, produksi Samsung Display saja menyumbang 52 persen dari pasar layar HP pintar secara global.
Meski beberapa tahun ke belakang layar OLED dijadikan ciri HP di segmen premium, kini semakin banyak HP kelas menengah hingga menengah premium yang sudah mengusung layar OLED.
Pergeseran permintaan pasar membuat Samsung Display berada di atas angin mengingat mereka terkenal sebagai produsen utama layar OLED yang mendominasi pasar.
Baca Juga: Realme C11, Bawa Baterai dan Layar Besar
Dikutip dari Gizmochina, BOE Technology dan Tianma Microelectronics menduduki peringkat kedua dan ketiga dalam pangsa pasar layar HP pintar secara global.
Menurut Stuart Robinson, Executive Director of Handset Component Technologies Service di Strategy Analytics mengungkapkan bahwa permintaan layar HP pintar juga terpengaruh atas pandemi global.
"Kami berharap pasar panel display akan terus mengamati perlambatan permintaan panel smartphone karena gangguan dalam rantai pasokan bersama dengan penurunan kuat dalam permintaan end-market karena pandemi COVID-19. Kami percaya bahwa vendor panel display akan terus membedakan portofolio mereka dengan teknologi tampilan inovatif di antara pelanggan," kata Stuart Robinson.
Strategy Analytics mengungkapkan bahwa Samsung Display masih akan mempertahankan pasar terutama di segmen pasar HP premium.
Permintaan layar OLED fleksibel yang semakin meningkat dalam beberapa bulan ke depan membuat Samsung Display semakin diuntungkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race
-
Kurangi Ketergantungan Snapdragon, Samsung Tambah Porsi Exynos di Galaxy S27
-
vivo Y31d Pro Resmi Meluncur di Indonesia, Usung Baterai 7000mAh dan 90W FlashCharge
-
Motorola Edge 70 Pro Siap Rilis, Dukung Zoom Optik 3.5X dan Baterai Jumbo
-
Vivo X500 Siap Meluncur September 2026, Bawa Kamera Vlogging Canggih untuk Kreator Konten
-
Apa Itu Awan Cumulonimbus? BMKG Ungkap Potensi Cuaca Ekstrem pada 15-21 April 2026
-
7 HP Gaming Paling Murah April 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Rahasia Tetap Hemat Meski Tanggal Tua, Manfaatkan Fitur SPayLater
-
9 HP Infinix Untuk Gaming Termurah 2026, Spek Gahar Mulai Rp2 jutaan