Suara.com - Game VR telah menarik perhatian banyak pihak, termasuk Sony. Perusahaan asal Jepang ini telah menghadirkan PlayStation VR sebagai perangkat virtual reality.
Ketertarikan Sony pada teknologi VR tak berhenti di sini. Belum lama ini, perusahaan asal Jepang tersebut mendaftarkan paten baru terkait game VR.
Sony telah mendaftarkan paten bagaimana cara untuk menampilkan iklan ke game VR. Yang memungkinkan mereka untuk maraup keuntungan dari sana.
Di kutip HiTekno.com dari Gamerant, Sony telah mendaftarkan paten cara menampilkan iklan game VR ini ke badan paten Amerika Serikat (AS).
Paten tersebut juga telah ditampilkan di situs resmi milik badan paten AS. Lengkap dengan diagram yang telah didaftarkannya.
Dari sini kita bisa melihat bagaimana nantinya jika Sony menyematkan iklan ketika Anda sedang memainkan game VR.
Namun tenang saja, iklan di game VR ini tidak akan memenuhi seluruh tampilan permainan. Sehingga pandangan pemain masih bisa melihat game.
Dalam dokumen paten Sony tersebut, iklan akan ditampilkan di sisi atas dari tampilan game. Area lainnya akan bersih.
Gambar kedua, menampilkan iklan ada di sisi luar game VR sehingga menyisakan area eclipse atau lingkaran di tengah. Iklan akan tampil di pojokan permainan.
Baca Juga: Bug Bounty, Program Sony Temukan Celah Keamanan Berhadiah Rp 700 Juta
Dengan cara itu, pemain masih bisa melihat permainan dengan baik. Meski area pengelihatan mereka menyempit karena adanya iklan.
Tentu saja paten ini masih sekadar konsep untuk mengamankan ide. Belum ada konfirmasi apakah Sony akan memasang iklan di game VR.
Pemasangan iklan di game bukan hal baru, sudah banyak dilakukan oleh game-game gratis. Terutama di game mobile yang mengandalkan iklan sebagai pemasukan.
Namun konsep ini masih belum banyak ditemui pada platform lain. Terlebih dalam game VR yang usianya cenderung masih muda.
Itulah paten baru yang didaftarkan Sony tentang bagaimana mereka bisa menampilkan iklan di game VR. [HiTekno.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global
-
Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G
-
Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026
-
HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah
-
Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada
-
HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact