Suara.com - Melakukan pencadangan kontak di ponsel ke kartu SD dan akun Google, sangat penting karena pengguna bisa saja kehilangan kontak seseorang atau smartphone terkena malware sehingga menyebabkan hilangnya data.
Bagi pengguna yang tidak nyaman menggunakan kartu SD sebagai opsi pencadangan kontak, pengguna dapat memilih opsi menggunakan akun Google. Dilansir dari Tech Norms, Selasa (7/7/2020), berikut cara mencadangkan kontak di Android ke kartu SD dan Google:
1. Cadangkan kontak ke kartu SD
Pengguna harus memiliki kartu SD sebelum memulai langkah pertama. Setelah memasang kartu SD pada slot yang tersedia, buka aplikasi Kontak atau Orang di ponsel > tekan tombol menu. Di antara opsi yang muncul, pilih Import/Export.
Ini akan memunculkan menu opo-up yang memberi pengguna opsi seperti Impor dari kartu SIM, Impor dari penyimpanan, Ekspor ke penyimpanan, dan Bagikan kontak yang terlihat.
Pilih Ekspor ke penyimpanan pada menu ini. Setelahnya, perangkat akan meminta pengguna untuk mengkonfirmasi ulang tindakan, klik Ya dan semua kontak akan diekspor ke kartu SD.
Sistem menghasilkan file .vcf yang lebih dikenal sebagai vCard. VCard ini kompatibel dengan beberapa perangkat, memungkinkan pengguna untuk mengunduh daftar kontak.
Pengguna juga dapat mengimpor semua kontak kembali ke ponsel dengan cara yang sama. Pilih opsi Impor dari penyimpanan dari menu kontak. Pengguna pun dapat berbagi file ini dengan akun Gmail.
Pengguna dapat memilih file .vcf dari kartu SD dan klik bagikan. Draft email akan terbuka dengan file terlampir, kirimkan file ini ke alamat email pengguna untuk mendapatkan salinan permanen di akun email.
Baca Juga: Cegah Virus Corona, Ini 4 Cara Mendisinfeksi Smartphone
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
-
Sempat Jadi DPO, Pencuri Rumah Kosong yang Bawa Kabur Emas 30 Gram Diciduk di Tangerang
-
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan Gas di Cikarang
-
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
5.000 Data Warga Palu Digunakan untuk Main Judi Online
-
Fitur Darurat yang Jadi 'Biang Kerok' Salah Paham Pengguna Jalan, Sisi Gelap Penggunaan Hazard Motor
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram