Suara.com - Ponsel yang lambat merespon perintah alias lemot, terkadang bisa membuat penggunanya jengkel. Apalagi jika ponsel diperlukan untuk kebutuhan yang bersifat urgensi.
Penyebabnya beragam, mulai dari terlalu banyak aplikasi, terkena malware, dan lain-lain. Nah, bagi Anda yang kebetulan tengah mengalami situasi ini, coba dulu cara mengatasi ponsel lemot berikut ini, dilansir laman Androidpit, Kamis (30/4/2020).
Cek Jendela Aplikasi
Sebelum melakukan langkah yang lebih jauh, alangkah baiknya memeriksa dan mengecek terlebih dahulu faktor yang menyebabkan ponsel lemot.
Coba lihat di jendela aplikasi, apakah ada banyak aplikasi yang bekerja bersamaan (multitasking) atau tidak. Jika ada, maka tutuplah aplikasi yang tidak diperlukan. Ini akan mengurangi beban kerja prosesor sehingga ponsel akan kembali responsif.
Berikan Ruang Kosong
Data foto, video, dan aplikasi yang terlalu banyak bisa membuat ruang penyimpanan ponsel berkurang, atau bahkan di ambang batas maksimal. Oleh karena itu, hapuslah foto, video, atau aplikasi yang tidak diperlukan.
Rutin Membersihkan Sampah Aplikasi
Salah satu cara menjaga kapasitas memori internal adalah dengan rajin membersihkan sampah aplikasi. Tanpa disadari, semua aplikasi yang berjalan di ponsel biasanya memakan banyak ruang penyimpanan. Jadi, rajinlah membersihkan sampah aplikasi agar kinerja ponsel optimal.
Baca Juga: Versi Awal Alat Pelacak Covid-19 Apple dan Google Siap Diuji Minggu ini
Hapus Cache di Browser
Jika diakumulasikan, jejak pencarian di browser ponsel bisa menjadi sampah yang membebani prosesor. Akibatnya, ponsel menjadi lemot dan cepat panas.
Jadi, hapuslah cache pada browser internet ponsel secara berkala. Seandainya ada laman yang dirasa penting, maka cukup tandai dan simpan saja.
Jangan Instal Aplikasi Pembersih dari Pihak Ketiga
Ketika membuka toko aplikasi, terutama di Play Store, biasanya ada sugesti untuk mengunduh aplikasi pembersih ponsel.
Alih-alih membersihkan file yang tidak diperlukan, aplikasi ini justru memuat sampah tersendiri karena aplikasi tersebut selalu berjalan. Lagi-lagi, kinerja prosesor menjadi berat gara-gara harus membuat aplikasi pembersih sampah ini terus 'on'.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Cara Mengecek HP Disadap atau Tidak, Lakukan Pemeriksaan Ini
-
2026 Siap Ganti HP? Ini 5 HP Terbaru Harga Rp2 Jutaan, Layar AMOLED Baterai Jumbo
-
Xiaomi Rilis Redmi Soundbar Speaker 2 Pro 2026, Harga Lebih Terjangkau
-
5 Rekomendasi HP Oppo RAM 8 GB Terbaik 2026, Performa Gacor!
-
Oppo Reno 15 Pro Mini Debut: Bodi Mirip iPhone 17, Harga Lebih Murah
-
68 Kode Redeem FF Terbaru 9 Januari: Raih Bundle Nightmare dan Skin Heartrocker
-
Berapa Harga POCO M8 Pro 5G? HP Kelas Menengah Rasa Flagship, tapi Minus Fitur Ini!
-
7 Laptop Gaming di Bawah Rp10 Juta Paling Worth It, Nge-Game Berat Lancar Jaya
-
Huawei MatePad 12 X 2026 Resmi Hadir di Indonesia, Tablet Tipis Rasa PC dengan Desain Ringkas
-
Mantan Sutradara Assassin's Creed: Tim Kecil Bakal Jadi Masa Depan Game AAA