Suara.com - Pandemi Covid-19 menyebabkan hampir semua industri terkena dampaknya, termasuk elektronik. Meskipun begitu, PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) dengan optimistis meluncurkan jajaran produk lemari es anyar, Kirei Sakura.
"Justru di tengah pandemi, pada April lalu PT Sharp Electronics Indonesia kembali mencatatkan sejarah dengan keberhasilannya memproduksi lemari es ke-20 Juta unit, ini adalah prestasi yang luar biasa” ujar Presiden Direktur PT SHARP Electronics Indonesia, Shinji Teraoka dalam WebCon Rabu (8/7/2020).
Di tengah pandemi Covid-19 ini, Sharp terus mempelajari gaya hidup masarakat yang berubah dan stay at home pun menjadi peluang pabrikan dala berinovasi.
"Orang di rumah membutuhkan lemari es yang lebih besar untuk menyimpan makanan dan berbagai kebutuhan. Ini yang dijadikan salah satu peluang Sharp menghadirkan lemari es satu pintu dengan desainnya yang kompak dan ruang penyimpanan cukup luas”, kata National Sales Senior General Manager, Andry Adi Utomo.
Sesuai asalnya dari Jepang, Kirei III ini mengangkat motif bunga sebagai tema desain yang hadir dalam tiga seri utama, yaitu Sakura Series, Sakura Vivid, dan Dandelion Series.
Menyasar kaum wanita, lemari es ‘Kirei III’ tidak hanya berfungsi sebagai produk penyimpan makanan namun dapat menjadi ornamen penghias ruangan guna memberikan suasana berbeda di ruang makan dan dapur.
Lemari es Sakura Series terinspirasi dari kecantikan bunga Sakura yang berasal dari negara Jepang, dibalut tiga varian warna pastel seperti merah muda, biru muda dan hijau muda. Sedangkan Sakura Vivid Series hadir dalam dua varian warna, yaitu biru tua dan merah marun memberikan kesan tegas pada ruangan.
Seri bunga lainnya, yaitu Dandelion series menghadirkan tiga warna motif bunga yaitu, biru muda, merah muda dan putih tampak sangat menonjol pada warna hitam sebagai warna dasarnya. Dilapisi material Magne Glass memberikan tampilan lemari es Dandelion Series milik Sharp ini tampak mewah dan elegan.
Kirei III dibenamkan fitur – fitur unggulan seperti direct cooling system, tempered glass tray, low wattage, full insulation, Washable gasket, fresh room, dan semi-automatic defrost. Lemari es ‘Kirei III’ hadir dengan volume 133, 166, dan 184 liter.
Baca Juga: Industri Elektronik Mulai Khawatirkan Dampak Virus Corona
“Kecil namun tangguh itulah ciri lemari es seri ‘Kirei III’ Sharp ini. Fitur Tempered Glass Tray , tray kaca yang mampu menahan beban sampai 100 Kg menjadi kekuatan yang patut diperhitungan pada saat memilih lemari es satu pintu milik Sharp, keunggulannya lainnya adalah hemat energi, seluruh lemari es Kirei Series masih dapat beroperasi dengan daya rendah yaitu pada 90 Watt”, jelas Andry.
Lemari es terbaru Sharp ‘Kirei III’ dilepas kepasaran dengan harga Rp 1.600.000 untuk kapasitas 133 liter, Rp 1.800.000 untuk kapasitas 166 liter, dan Rp 2.000.000 untuk kapasitas 184 liter.
Kirei III sudah dapat ditemui di toko-toko traditional dan online di seluruh Indonesia mulai sejak awal Juli kemarin.
Secara optimis, Sharp menargetkan penjualan 360.000 unit setahun, di mana akan berkontribusi sekitar 25-30 persen dari total penjualan lemari es satu pintu.
Sebagai informasi, sejak April lalu, Sharp kembali mencatatkan sejarah dengan keberhasilannya dalam memproduksi lemari es sebanyak 20 juta unit, dari awal produksi pada 1981 hingga tahun ini.
Berita Terkait
-
Jangan Lagi Menyimpan Mentimun di Lemari Es, Ini Bahayanya untuk Kesehatan!
-
Sharp Rilis 2 Smartphone Premium, Ini Daftar Harganya
-
Sharp Bagikan Senyuman dan Kebahagiaan di Masa Social Distancing
-
Sharp Electronics Indonesia Donasi 500 Paket Sembako untuk Warga Sekitar
-
Tekanan Ekonomi, Penjualan Sharp Indonesia Tumbuh Hingga 155 Persen
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran
-
Buttonscarves hingga Benang Jarum Diserbu! Simak Kesuksesan Modinity Warehouse Sale 2026
-
Prabowo Tiba di Jombang, Dapat Sorban Putih dari Pengasuh Ponpes
-
HUT ke-55 Hero Supermarket, BRI Tebar Diskon Rp55 Ribu di Mall Taman Anggrek
-
Perbedaan Kulkas Mini Kompresor vs Termoelektrik, Mana yang Lebih Bagus?
-
4 Moisturizer Glad2Glow untuk Remaja, Mana yang Cocok untuk Kulitmu?
-
Hasil Muktamar ke-35 NU: Evaluasi Kopdes, Rakyat Bukan Objek Pasar
-
Sisi Gelap 2,6 Miliar Transaksi Video Commerce: UMKM Sejahtera atau Sekadar Capek?
-
Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz
-
Posko GRIB Jaya di Kedoya Terbakar Senin Dini Hari, Pengurus Ngaku Belum Terima Laporan